Siswanto ---
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA RSBI SMPN 1 PAMEKASAN Siswanto ---
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 9 No. 2 (2012)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v9i2.154

Abstract

Sistem pendidikan nasional telah diarahkan pada suatu bentuk pendidikan yang sangat intelektualistis, karena hanya mengembangkan beberapa aspek terbatas dari intelegensi manusia dan telah melahirkan manusia dengan kepribadian ganda (split personality). Gagasan mengenai pendidikan karakter di sekolah menginginkan perubahan dalam mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya, yang berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan dan kemasyarakatan. Untuk itu, RSBI SMPN 1 Pamekasan mengembangakan pendidikan karakter dengan model “sistemik-integratif”. Dalam konteks pendidikan karakter, model ini bertolak dari pandangan bahwa aktivitas kependidikan merupakan suatu sistem yang terdiri atas komponen-komponen yang hidup bersama dan bekerja sama secara terpadu menuju tujuan tertentu, yaitu terwujudnya hidup religius yang dijiwai oleh ajaran dan nilai agama. Integratif, karena pendidikan karakter memang tidak bisa dipisahkan dengan aspek lain dan merupakan landasan dari seluruh aspek termasuk seluruh mata pelajaran. Pendidikan karakter harus bisa dilaksanakan secara terintegrasi pada semua pembelajaran bidang studi.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN PESANTREN MU’ADALAH DI DIRASATUL MUALIMIN ISLAMIYAH AL-HAMIDY Siswanto ---
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 11 No. 1 (2014)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v11i1.186

Abstract

Perhatian dan pengakuan pemerintah terhadap institusi pesantren khususnya yang tidak menyelenggarakan pendidikan formal masih sangat minim, bahkan tamatan pesantren belum mendapat pengakuan. Padahal selama ini, masyarakat telah memberikan pengakuan terhadap kualitas lulusan pesantren, dan bahkan sebagian dari lembaga pendidikan di luar negeri pun telah memberikan pengakuan terhadap pendidikan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standar Kompetensi Lulusan Pesantren Mu’adalah di Dirasatul Mu’alimin Islamiyah Al-Hamidy Banyuaanyar Palengaan Pamekasan disusun secara berjenjang berdasarkan tingkat pendidikan yang terdiri atas tingkat Ula, Wutsha dan ‘Ulya. Kedua, strategi pencapaian standar kompetensi lulusan pesantren mu’adalah dilaksanakan melalui pengaturan waktu pembelajaran antara pendidikan formal dan non formal, proses pembelajaran ditekankan pada strategi pembelajaran aktif, evaluasi kurikulum yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan, dan rekrutmen ustadz atau tenaga pengajar yang dilaksanakan dengan proses yang sangat ketat. Ketiga, prospek lulusan pesantren mu’adalah dapat diketahui dari adanya pengakuan oleh pemerintah, yaitu kesetaraan ijazah lulusan pesantren ini seperti halnya pengakuan pada lulusan lembaga pendidikan formal pada jenjang pendidikan Madrasah Aliyah, sehingga lulusan pesantren mu’adalah ini bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik negeri, maupun swasta, dan bisa juga bekerja, baik di sektor formal maupun non formal.