Nurhasfi - Hasnani
Universitas Islam Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2010-2019 Nurhasfi - Hasnani
Borobudur Accounting Review Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bacr.6629

Abstract

Sistem keuangan memegang peranan yang sangat penting dalam perekonomian. Sebagai bagian dari sistem perekonomian, sistem keuangan berfungsi mengalokasikan dana dari pihak yang mengalami surplus kepada yang mengalami defisit. Apabila sistem keuangan tidak stabil dan tidak berfungsi secara efektif, pengalokasian dana tidak akan berjalan dengan baik sehingga dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik dengan periode Januari 2010 – Mei 2019. Variabel NPF, SIZE, BOPO, FDR, proporsi pembiayaan bagi hasil didapatkan dari OJK. Sedangkan variabel inflasi, Industrial Production Index (IPI) sebagai proxy dari PDB/GDP diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap stabilitas keuangan Bank Umum Syariah adalah NPF, FDR, proporsi pembiayaan bagi hasil, IPI, dan inflasi. Sementara, NPV, SIZE dan BOPO tidak berpengaruh terhadap stabilitas keuangan Bank Umum Syariah.