Revi Yulia
Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners, Institut Kesehatan Mitra Bunda, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Lama Kerja dan Pelatihan dengan Ketepatan Waktu Tanggap Penanganan Pasien Di IGD RSHB Batam Revi Yulia
Ahmar Metastasis Health Journal Vol. 2 No. 3 (2022): Ahmar Metastasis Health Journal
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amhj.v2i3.142

Abstract

Response time adalah waktu yang dibutuhkan pasien untuk mendapat pertolongan yang sesuai dengan penyakit mendesak sejak memasuki ruang gawat darurat. Ini memiliki standar yang harus dilakukan≤ 5 menit. Banyak faktor yang berhubungan dengan waktu tanggap penanganan pasien di IGD. Diantaranya ada Lama kerja yang menggambarkan pengalaman seseorang dalam menguasai bidang tugasnya. Pada umumnya, petugas dengan pengalaman kerja yang banyak tidak memerlukan bimbingan dibandingkan dengan petugas yang pengalaman kerjanya sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama kerja dan pelatihan dengan ketepatan waktu respon pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Harapan Bunda Batam. Metodologi yang digunakan adalah observasional analitik, desain lintas bagian. Teknik pengambilan sampel penelitian yaitu total sampling dengan total sebanyak 20 perawat ri ruang Instalasi gawat darurat . Penelitian dilakukan pada tanggal 09-11 Oktober 2017. Teknik analisis data menggunakan test fisher Hasil penelitian diperoleh dari 20 orang perawat yang bekerja di kegawatdaruratan ruang RS Harapan Bunda, dengan mayoritas pekerjaan baru sebanyak 13 perawat (65,0%) , oleh mayoritas perawat tidak ada yang melatih 12 perawat (60,0%) dan sebagian besar waktu respon tepat sebanyak 12 perawat (60,0%). Didapatkan nilai p yaitu lama kerja (0,015) dan pelatihan (0,05) dengan α 0,05. Artinya ada kerja panjang dan latihan bersama ketangkasan merespon. Agar meningkatkan  kualitas  dan  mutu pelayanan   yang   cepat,   dan   mampu menyelamatkan   pasien   gawat   darurat dengan memberikan  perawat  IGD.