Persoalan kesenjangan ekonomi mencakup kesetaraan ekonomi, kesetaraan pengeluaran, dan kesetaraan kesempatan. Kesenjangan ekonomi merupakan permasalahan yang cukup vital. Karena salah satu akibat yang ditimbulkannya adalah maraknya kriminalitas. Berbagai upaya dikerahkan demi mengurangi kesenjangan ini di masyarakat. Islam segai agama yang mengatur segala aspek kehidupanm menawarkan zakat sebagai salah satu solusinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat literatur review atau studi kepustakaan dari informasi-informasi pendukung terkait penelitian yang dilakukan baik dari interview, pengamatan maupun sumber-sumber Pustaka ataupun penelitian terdahulu yang relevan dan menghasilkan konklusi bahwa Kesenjangan ekonomi disebut juga jurang antara kaya dan miskin. Tiga ukuran kesenjangan ekonomi yaitu kekayaan, pendapatan dan konsumsi. Salah satu ajarannya adalah zakat, upaya Islam mereduksi kesenjangan dengan zakat dapat dilihat dari golongan orang-orang yang menerima zakat (mustahiq) yang mana mereka adalah orang-orang lemah dan perlu bantuan. Zakat memiliki dua dimensi. Vertikal dan Horisontal. Vertikal artinya antara hamba dengan Allah (ibadah) sedangkan horisontal adalah antara manusia dengan lainnya. Dalam hal ini zakat berfungsi sebagai alat pemerata ekonomi masyarakat.