This Author published in this journals
All Journal SELONDING
Erlika Firanda
Institut Seni Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SENGKILIK SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA MUSIK ETNIS BERJUDUL “KENAI BI” Erlika Firanda; Supriyadi Supriyadi
SELONDING Vol 18, No 2 (2022): : September 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/sl.v18i2.5857

Abstract

Komposisi Kenai Bi merupakan bentuk transformasi dari bunyi Sengkilik yang ada di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Sengkilik merupakan sebutan untuk kincir angin di daerah tersebut. Banyaknya Sengkilik yang terpasang menyebabkan adanya fenomena bunyi unik yang terdengar. Penelitian memperoleh hasil bahwa masih adanya kepercayaan masyarakat Dayak Tunjung Linggang terhadap hal yang bersifat transenden, sehingga masih banyak Sengkilik yang dipasang di kampung tersebut. Metode yang digunakan dalam proses penciptaan musik etnis ini mengacu pada teori Alma M. Hawkins, yakni : Eksplorasi, Improvisasi, dan Komposisi. Penyajian komposisi ini merupakan sebuah komposisi campuran, berupa instrumental dan vokal dengan penggabungan instrumen etnis dan barat.