Supriyanto S
Psikologi Universitas Pembangunan Jaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Survei Tingkat Kepuasan Kerja Karyawan PT X Melalui Alat Ukur Job Satisfaction Scale Mashareen Z.C.; Supriyanto S; Adriantik Ivanti
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 3 (2016): Liberal Arts
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.345 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v3i0.20

Abstract

Kepuasan kerja merupakan faktor penting yang dapat meningkatkan kinerja karyawan dan dapat menurunkan tingkat turnover pada sebuah organisasi. Penelitian ini ditujukan untuk menggambarkan tingkat kepuasan kerja karyawan di PT. X melalui metode survey dengan menggunakan Job Satisfaction Scale. Alat ukur Job Satisfaction Scale ini dikembangkan oleh peneliti berdasarkan kebutuhan dari PT. X Kuesioner ini juga memungkinkan subjek untuk mengisi jawaban dengan cepat dan mudah. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 40 orang karyawan PT.X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 40% karyawan PT.X memiliki tingkat kepuasan kerja sedang, dan 37.5% karyawan PT. X memiliki tingkat kepuasan kerja rendah. Selain itu, survey ini juga menemukan bahwa karyawan laki-laki yang berusia di atas 40 tahun cenderung memiliki tingkat kepuasan kerja tinggi. Sementara itu, karyawan dengan masa kerja lebih dari 1 tahun serta karyawan yang lulus dari SMA dan pendidikan tinggi (Sarjana, Diploma) cenderung memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi.Kata Kunci: kepuasan kerja, job satisfaction scale, sumber daya manusia
Hubungan Antara Self-Regulated Learning dan Prestasi Akademik pada Mahasiswa Semester Pertama Prodi Psikologi Universitas Pembangunan Jaya Supriyanto S
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 2 (2015): Entrepreneurship
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.931 KB) | DOI: 10.36262/widyakala.v2i1.10

Abstract

Masa transisi dari jenjang pendidikan menengah (SMA) ke jenjang pendidikan tinggi (universitas) merupakan periode yang krusial bagi mahasiswa baru. Belajar di perguruan tinggi menuntut mahasiswa untuk lebih mandiri, aktif, mengambil keputusan yang tepat dan rasional berkaitan dengan studinya dan mengeksplorasi potensi-potensi yang dimilikinya. Menurut Arjanggi dan Suprihatin (2010), kapasitas regulasi diri (self-regulated learning) memiliki perang penting dalam menentukan kesuksesan pembelajaran mahasiswa di perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara self-regulated learning dan prestasi akademik pada mahasiswa semester pertama Prodi Psikologi Universitas Pembangunan Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara self-regulated learning dan prestasi akademik pada mahasiswa semester pertama Prodi Psikologi Universitas Pembangunan Jaya.Kata kunci: self-regulated learning, prestasi akademik mahasiswa, pendidikan tinggi
PENGARUH OPTIMISME TERHADAP COPING STRESS PADA PENYINTAS COVID-19 Supriyanto Supriyanto; Nadira Ayu Kusumastuti
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2088

Abstract

Pasien Covid-19 yang telah sembuh bukan berarti kondisinya langsung dapat kembali normal, baik secara fisik maupun mental. Beberapa hasil studi menunjukkan bahwa penyintas Covid-19 masih mengalami berbagai permasalahan psikologis, seperti kecemasan, insomnia, stres, psikosomatik, depresi sampai Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Masalah-masalah psikologis yang dialami tersebut menuntut penyintas Covid-19 untuk mengembangkan strategi coping yang tepat. Penelitian ini ditujukan untuk menginvestigasi pengaruh optimisme terhadap coping stress pada penyintas Covid-19. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen The Brief COPE untuk menilai coping stress dan The Life Orientation Test-Revised (LOT-R) untuk mengukur optimisme penyintas Covid-19. Total subjek penelitian yang berhasil dijaring dengan menggunakan metode sampling purposive sebanyak 348 orang. Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan optimisme terhadap coping stress pada penyintas Covid-19. Optimisme menyumbang sebesar 34,7% pada keberhasilan coping stress penyintas Covid-19. Sedangkan 65,3% keberhasilan coping stress dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil analisis tambahan juga menemukan bahwa meskipun penyintas Covid-19 sudah dinyatakan sembuh lebih dari tiga bulan atau lebih, namun penyintas masih mengalami gangguan-gangguan psikologis seperti: cemas, menjadi lebih waspada, mudah emosi, mudah lelah, sulit tidur, mengalami banyak pikiran, perasaan tidak baik dan kesulitan untuk fokus. Pada penelitian ini, tingkat optimisme penyintas Covid-19 tergolong sedang dan penyintas Covid-19 cenderung lebih banyak menggunakan strategi emotion-focused coping dibandingkan strategi problem-focused coping dalam usaha mengatasi kondisi stres yang dialaminya.