Trigoesema Putra Soeratno
SMKN 1 Bangkinang, Dinas Pendidikan Provinsi Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing dan Keterampilan Proses Sains Mata Pelajaran Kimia di Kelas X TP 1 SMKN 1 Bangkinang Tahun Pelajaran 2017/2018 Trigoesema Putra Soeratno
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11194

Abstract

Masih banyak ditemukan metode belajar yang digunakan masih menggunakan metode ceramah dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dikatakan karena guru memberi informasi sebanyak-banyaknya kepada siswa sementara siswa dituntut untuk menguasai semua informasi yang diberikan dan yang diperoleh dari buku paket. Selain itu, pembelajaran juga dirancang untuk konsumsi seluruh siswa tanpa memandang kecerdasan apa yang dimiliki siswa tersebut. Hal ini menyebabkan tujuan pembelajaran yang diharapkan belum tecapai secara optimal Menyikapi kenyataan di atas, perlu ada upaya nyata yang harus dilakukan guru untuk meningkatkan pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru adalah perobahan pola pikir dari penggunaan metode ceramah ke penggunaan metode inkuiri dalam proses pembelajaran. Untuk itu peneliti tertarik untuk memperbaiki proses pembelajaran melalui pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing Dan Keterampilan Proses. Melalui metode inkuiri siswa dapat mengembangkan segala potensi yang ada pada dirinya untuk menyelesaikan suatu permasalahan melalui berpikir kritis, sistematis dan analitis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini direncanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil refleksi pada siklus I dan siklus II, dapat dilihat bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas pembelajaran sekaligus peningkatan hasil belajar siswa melalui metode inkuiri di kelas X TP 1 SMKN 1 BANGKINANG. Pada siklus I nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada tes akhir hanya 7,36 dengan persentase ketuntasan 59%. Sementara pada siklus II terjadi peningkatan, dimana diperoleh nilai rata-rata kelas 9,27 dengan persentase ketuntasan 86,4%. Artinya ketuntasan belajar yang diperoleh siswa pada siklus II sudah mencapai 86,4%. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa peningkatan pembelajaran Kimia melalui metode inkuiri di kelas X TP 1 SMKN 1 Bangkinang sudah berhasi.