Ana Widiyati, Ana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA MATERI SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI DENGAN KARTU INDEKS DAN MEDIA FILM Widiyati, Ana
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v11i2.1633

Abstract

Ruang lingkup materi geografi di Sekolah Menengah Atas (SMA) sangatlah luas karena mencakup fenomena geosfer di muka bumi. Beberapa fenomena geografi yang dipelajari bersifat abstrak. Salah satu fenomena tersebut adalah proses sejarah pembentukan bumi, karena sifatnya yang abstrak maka seringkali peserta didik sulit memahami. Kondisi tersebut menjadi dorongan bagi guru geografi untuk memilih suatu strategi pembelajaran yang tepat. Sebagai upaya untuk memecahkan masalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi sejarah pembentukan bumi diantaranya dengan penggunaan kartu indeks dan media film. Prosedur pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan menerapkan desain model pembelajaran dari Glasser. Untuk tahap persiapan peserta didik diberikan bahan pelajaran berupa modul (handout) untuk dipelajari. Pertemuan pertama peserta didik mengerjakan lembar kerja (LKS) secara berkelompok dengan penjelasan klasikal dari guru. Pertemuan ketiga dan keempat sudah diterapkan penggunaan kartu indeks dan media film. Melalui kartu indeks siswa merekonstruksi berbagai teori dan fenomena pembentukan bumi dari kata kunci yang terdapat pada kartu, kemudian secara lisan menjelaskan teori dan fenomena tersebut. Media film digunakan untuk memudahkan peserta didik memahami berbagai fenomena abstrak pada teori pembentukan bumi. Hasil belajar geografi peserta didik pada pembelajaran materi sejarah pembentukan bumi diperoleh dengan melakukan tes kemampuan awal (tes 1) sebelum penggunaan kartu indeks dan media film kemudian dilakukan tes kedua setelah proses pembelajaran dengan penggunaan kartu indeks dan media film dilaksanakan. Berdasarkan tes yang dilakukan didapatkan hasil peningkatan nilai rata-rata kelas dari 45,7 menjadi 67,2 atau ada peningkatan 47%. Peserta didik yang dapat mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) pada kompetensi sejarah pembentukan bumi sebesar 67 juga mengalami peningkatan dari 9 orang menjadi 21 orang. Dengan demikian penggunaan kartu indeks dengan media film dalam pembelajaran materi sejarah pembentukan bumi berhasil meningkatkan hasil belajar geografi di kelas X-6 SMA Negeri 1 Dramaga Kabupaten Bogor. Kata kunci : hasil belajar geografi, sejarah pembentukan bumi, kartu indeks, media film.
PENERAPAN PRINSIP GEOGRAFI UNTUK KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR JAWA BARAT Widiyati, Ana
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v12i1.2594

Abstract

Geografi sebagai salah satu ilmu yang menelaah tentang fenomena di permukaan bumi serta timbal balik antara manusia dan lingkungan diharapkan mampu memberikan solusi pemecahan berbagai masalah di suatu wilayah. Salah satunya memberikan solusi dalam upaya konservasi sumber daya alam melalui penerapan prinsip geografi.Provinsi Jawa Barat dikenal memiliki sumber daya alam yang melimpah di antaranya termasuk Kabupaten Bogor. Wilayah Bogor Barat merupakan wilayah di Kabupaten Bogor yang kaya akan sumber daya alam. Penulisan ini bertujuan menerapkan prinsip geografi dalam upaya konservasi sumber daya alam di wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor Jawa Barat. Melalui tulisan ini diharapkan dapat memberikan wawasan serta solusi kepada masyarakat dan pemerintah dalam upaya konservasi sumber daya alam di Wilayah Bogor Barat, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa penerapan prinsip geografi dalam upaya konservasi sumber daya alam di wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor Jawa Barat dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan inventarisasi sumber daya alam di setiap wilayah dari wilayah yang terkecil kemudian hasil dari identifikasi dan inventarisasi sumber daya alam di tiap daerah diuraikan dan dijelaskan melalui tabel, peta, dan grafik. Berikutnya menjelaskan keterkaitan antara faktor-faktor yang memengaruhi sumber daya alam di suatu wilayah. Penulis memberikan saran agar dalam upaya konservasi sumber daya alam pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga timbul kesadaran dan tanggung jawan untuk menjaga lingkungan. Selain itu, diperlukan kebijakan yang tepat oleh pemerintah dalam upaya konservasi sumber daya alam di wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor. Kata kunci : Prinsip geografi, konservasi, sumber daya alam.
IMPROVING GEOGRAPHY BASIC KNOWLEDGE THROUGH THE SAINTIFIC APPROACH USING GEOGRAPHICAL CATALOG MEDIA Widiyati, Ana
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v17i1.6010

Abstract

The breadth of factual and conceptual dimensions of knowledge on geography material is still a problem that often leads to learners find it difficult to understand the concept of basic knowledge of geography covering the entire surface of the earth. One effort to improve the mastery of basic knowledge of geography by learning activities through a scientific approach to using learning resources and media of interest that is quickly geography. In this learning activity, learners are encouraged to find and search for answers to a variety of phenomena in the concept of basic knowledge of geography. Steps learning is done through scientific approaches include observing, ask, gather information, process and communicate information. Based on the steps of the scientific media catalog learners compose the geography of the various sources that are used as a medium of learning in improving the mastery of basic knowledge of geography. These include the assessment of learning through journal attitude assessment, assessment of knowledge through observation of knowledge and skills through the performance appraisal. In the aspect of attitude shows the results of positive attitudes. While the results for the assessment of knowledge and skills have reached, the criteria set at 76%. As a facilitator-teachers are expected to always create a learning atmosphere to encourage students to explore the environment and find their own answers to the knowledge that is being studied.