Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Neutrophil Lymphocyte Ratio, Absolute Lymphocyte Counts, Absolute Monocyte Counts dengan C-reactive Protein pada Penderita COVID-19 Tri Ariguntar Wikanningtyas; Fanny Farhan; Arriza Maulana
eJournal Kedokteran Indonesia Vol 10, No. 3 - Desember 2022
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.10.233.246-50

Abstract

Respon inflamasi memainkan peran penting dalam penyakit Covid 19. Berbagai mediator berperan pada proses inflamasi selama terjadinya infeksi SARS Cov-2.Peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP), jumlah limfosit absolut (Absolute Lymphocyte Counts = ALC), jumlah monosit absolut (Absolute Monocyte Count=AMC) dan Rasio Neutofil Limfosit (Neutrophil to Lymphocyte Ratio= NLR) dapat menunjukkan peran sebagai penanda inflamasi sistemik pada diagnosis Covid-19. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara ALC, NLR, AMC dengan kadar CRP. Penelitian analitik observasional ini dilakukan di RSIJ Sukapura bulan Juni hingga Desember 2021, dengan mengambil data sekunder dari rekam medis rumah sakit. 137 Sampel penelitian adalah data rekam medis pasien dewasa berusia 18 keatas yang terkonfirmasi Covid-19. Dari karakteristik responden didapatkan bahwa mayoritas berusia dewasa, perempuan, berpendidikan sma, dengan pekerjaan swasta dan tidak memiliki komorbid. Hasil pemeriksaan laboratorium terlihat mayoritas jumlah limfosit absolut dalam nilai normal, jumlah monosit absolut normal, rasio neutrofil limfosit <3.13, kadar CRP tinggi dan mayoritas foto thorax terdapat pneumonia dextra. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara nilai CRP dengan ALC dan NLR, sehingga dapat disimpulkan bahwa parameter tersebut dapat digunakan sebagai prediktor proses inflamasi pada covid-19