Elis Dwiana Ratnamurni
Faculty Of Economic And Business Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi, West Java 40531, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengendalian Kualitas Produk Tahu dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Niko Chandra; Elis Dwiana Ratnamurni
INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia Vol. 5 No. 3 (2022): INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia - Edisi Juni 2022
Publisher : Forum Inovasi Bisnis dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.554 KB) | DOI: 10.31842/jurnalinobis.v5i3.236

Abstract

Selama pandemic Covid 19 banyak sektor usaha yang terpuruk, namun beberapa industri seperti industri makanan dan minuman masih bertahan ditengah menurunnya daya beli masyarakat sebagai akibat adanya krisis kesehatan dan perekonomian. Tahu merupakan salah satu hasil industri makanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena dianggap makanan murah meriah tapi sangat bergizi. Oleh karena itu perlu diperhatikan kualitas produknya dan penting diketahui prioritas kriteria tahu yang berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bobot prioritas dalam pengendalian kualitas produk Tahu Berkah. Agar kualitas produk yang dihasilkan sesuai dengan harapan konsumen, maka perlu dilakukan pengendalian kualitas. Salah satu alat yang bisa digunakan dalam melakukan pengendalian kualitas tersebut dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian dengan pendekatan kualitatif, sebagai informan data diperoleh dari para pengelola usaha UD Tahu Berkah dan responden reseller yang diaggap paham mengenai kualitas produk. Hasil penelitian dan hasil perhitungan AHP, kriteria tekstur, subkriteria meningkatkan kualitas dan alternatif pelatihan SDM mendominasi dan memiliki nilai hitung yang tinggi dibandingkan dengan yang lain. Memberikan pelatihan kepada SDM akan berpengaruh terhadap hasil produksi karena dengan adanya pelatihan akan menambah pengetahuan karyawan, keahlian dan keterampilan untuk menjalankan pekerjaan sesuai dengan keinginan perusahaan serta mencapai hasil kerjanya.
Customer Relationship Management (CRM) Pada PT Indotex Tripadu Jaya Sopana Hermawanto; Elis Dwiana Ratnamurni
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.12025

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Customer Relationship Management (CRM) di PT Indotex Tripadu Jaya dengan fokus pada kendala dalam pengiriman produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala-kendala ini disebabkan oleh interaksi kompleks antara empat faktor utama: mesin, manusia, material, dan metode. Pertama, penjadwalan yang tidak konsisten dan performa mesin yang tidak stabil menyebabkan alur kerja yang tidak efisien dan pencatatan yang buruk. Kedua, pelatihan yang kurang memadai dan pengalaman yang terbatas di antara karyawan berdampak negatif pada konsistensi proses kerja. Ketiga, kualitas material yang tidak konsisten mengakibatkan masalah dalam produksi dan pengiriman, seperti kerusakan produk dan keterlambatan. Terakhir, biaya bahan baku yang tinggi menjadi kendala dalam proses produksi dan mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk bersaing di pasar. Dengan menggunakan diagram fishbone, penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mengatasi kendala pengiriman, perusahaan perlu meningkatkan keempat aspek tersebut. Upaya perbaikan termasuk penjadwalan yang lebih baik, pelatihan karyawan yang lebih intensif, jaminan kualitas material, dan pengelolaan biaya bahan baku yang lebih efektif. Dengan demikian, efisiensi proses produksi dan pengiriman diharapkan meningkat, sehingga dapat memperbaiki kinerja perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.