Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGETAHUAN IBU TENTANG TEHNIK POSISI MENYUSUI YANG BENAR DI DESA SIGULANG KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA TAHUN 2020 FATIMAH .
JURNAL ILMIAH SIMANTEK Vol 5 No 1 (2021): JURNAL ILMIAH SIMANTEK
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The type of this research is descriptive, collecting data obtained through questionnaires, where the sample of 40respondents and sampling done in total sampling under study based on age, education, employment, information sourcesand parity. Data processed with editing, coding, sroring, tabulating, then analyzed and collected in the table followed bydiscussing the results of research with existing literature theory. The results of the study note that the majority of respondentsare less knowledgeable as much as 20 respondents (50%). Based on the age of respondents with less knowledge as manyas 19 respondents (47.5%) at the age of 20-35 years, respondents are knowledgeable enough as 13 respondents (32.5%)with high school education, less knowledgeable respondents as much as 7 respondents (17.5%) based on self-employed,less knowledgeable respondents as much as 10 respondents (25%) based on information sources from electronic media,less knowledgeable respondents as many as 14 respondents (25%) based on skundipara parity. The results of this study arethe majority of respondents are less knowledgeable so it is expected to breastfeeding mothers to increase knowledge orinsight about health, especially about proper breastfeeding positioning techniques can anticipate problems that will occurduring infant development.
PENGETAHUAN IBU YANG MEMPUNYAI BAYI TENTANG DAMPAK PEMBERIAN SUSU FORMULA DI KELURAHAN SIHITANG KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA FATIMAH .
JURNAL ILMIAH KOHESI Vol 5 No 2 (2021): JURNAL ILMIAH KOHESI
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted using a descriptive method using a total sampling of 30 respondents, which was examinedbased on knowledge, age, education, occupation, parity, and information sources. Based on the research results, it is knownthat the majority of respondents with less knowledge are 18 respondents (60%), the majority of respondents with lessknowledge are 20-40 years old (40%). The majority of respondents with less knowledge based on junior high schooleducation were 15 respondents (50%), the majority of respondents with less knowledge of the work of IRT were 11respondents (36.67%), the majority of respondents with less knowledge based on parity grandepara 9 respondents (30%),the majority of respondents with less knowledge obtained sources of information from electronic media were 10 respondents(33.33%). Based on the results of the study, it can be concluded that the majority of the knowledge of mothers who havebabies about the impact of formula feeding is still lacking, so it is hoped that mothers who have babies will follow thecounseling so that the mother's knowledge of the impact of formula feeding increases.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, TINDAKAN TERHADAP KEJADIAN ANXIETY PADA PETUGAS COVID-19 DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Fatimah Fatimah; Maryam Latifah Harahap; Rahma Juliani Siregar; Elvi Suryani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14573

Abstract

Sumatera Utara merupakan provinsi dengan kasus positif tertinggi di Indonesia. Petugas covid-19 melakukan tindakan, kontak langsung dengan pasien covid-19 dan bekerja di ruang isolasi, harus juga menjaga jarak dengan keluarga dan teman agar tidak tertular dan menulari, mulai merasakan gangguan kesehatan mental  stress dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, tindakan dengan terhadap kejadian anxiety pada petugas covid-19 di kabupaten tapanuli selatan tahun 2020. Jenis penelitian crossectional Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tim covid-19 setiap puskesmas di Kabupaten tapanuli Selatan, yang menjadi total sampling dalam penelitian ini sebanyak 80 orang. Data dikumpulkan melalui rekam medik dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan menggunakan  uji Chi-Square pada taraf kepercayaan 95% (P<0,05) . Hasil penelitian menunjukkan uji statistik hasil variabel independen Umur diperoleh nilai Sig 1,000 < p: 0,05, Jenis Kelamin diperoleh nilai Sig 0,623 < p: 0,05, Pendidikan terakhir diperoleh nilai Sig 0,329 < p: 0,05, Status pernikahan diperoleh nilai Sig 0,832 < p: 0,05, lama bekerja diperoleh nilai Sig 0,632 < p: 0,05 berarti tidak  ada hubungan yang signifikan variabel independen dengan dependen. Variabel yang ada hubungan dengan kejadian anxiety yaitu Pengetahuan, sikap dan tindakan, dengan nilai p<0,05. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan diharapkan meningkatkan program pelatihan terhadap tim covid-19. Puskesmas se Kabupaten Tapanuli Selatan diharapkan meningkatkan peran petugas kesehatan khususnya membuat pelayanan psikology dan pendampingan psikologi petugas tim covid-19.
Demonstrasi Pijat Bayi Pada Ibu yang Mempunyai Bayi di Kelurahan Napa Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan Eva Yusnita Nasution; Fatimah; Wiwi Wardani Tanjung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v3i01.245

Abstract

Pijat bayi merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara orangtua dengan bayi lewat sentuhan pada kulit yang dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Pijat bayi dilakukan agar bayi merasa lebih tenang dan nyaman, melancarkan pencernaan, membuat tidur lebih nyenyak, membantu membentuk perkembangan mental bayi dan meningkatkan kekuatan otot dan sirkulasi darah serta mengurangi stress pada bayi. Dengan dilakukannya pijat bayi secara rutin kepada bayi diharapkan member rasa rileks sekaligus sebagai cara yang luar biasa untuk berkomunikasi dan mempererat ikatan emosi antara ibu dan keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang mempunyai bayi tentang cara melakukan pijat bayi dengan cara yang baik dan benar di Desa Pasar Matanggor Kecamatan Bantangonang Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2021 agar ibu dapat melakukan pijat bayi untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Kegiatan ini sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang mempunyai bayi sebelumnya diberikan penjelasan terkait cara mengikuti kegiatan, kemudian diberikan materi mengenai pijat bayi lalu mendemonstrasikan cara melakukan pijat bayi yang baik dan benar  dengan menggunakan phantom bayi. Hasil kegiatan ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan ibu yang mempunyai bayi tentang pijat bayi. Ibu sudah dapat melakukan pijat bayi kepada bayi sendiri. Diharapkan ibu yang mempunyai bayi dapat mengaplikasikan pijat bayi di rumah setiap harinya untuk memberikan rasa nyaman dan tenang kepada bayi dan mendorong pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal.