Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Media Bamusi TV dalam Meningkatkan Reputasi Digital Desi Lestari
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 3 No. 1 (2023): January-April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v3i1.466

Abstract

Digital reputation is currently a person's assessment of agencies or organizations that influence the general public. Digital reputation needs to be paid close attention, so that there are no digital footprints that can tarnish the good name of the institution or organization. Thus, digital reputation management must be improved in order to be able to provide a positive outlook for the general public. Thus, Bamusi formed Instagram and YouTube media Bamusi TV as a means of spreading da'wah in order to be able to enhance the digital reputation of the Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) organization. This study uses a qualitative descriptive method to describe the data sources that have been found with the help of data collection techniques in the form of literature studies, interviews, and documentation in order to strengthen the data sources that have been found by researchers. The results of this study indicate that the Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) organization formed social media with the name Bamusi TV so that it can easily disseminate information about Bamusi's religious and social agenda, so as to increase digital credibility or reputation for Bamusi. In increasing digital reputation, Bamusi TV has a da'wah strategy that is implemented to support digital reputation through managing Bamusi TV's social media.
PEMANFAATAN LAYANAN CHAT BOT “SABRINA” SEBAGAI WUJUD INOVASI DALAM PELAYANAN PUBLIK DI BANK RAKYAT INDONESIA Desi Lestari
Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/virtu.v2i2.29355

Abstract

Penggunaan media digital dewasa ini tidak hanya difungsikan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk kepentingan kelompok, organisasi, lembaga negara dan perusahaan, baik perusahaan pemerintah maupun swasta dalam hal pelayanan publik seperti yang dilakukan oleh beberapa perbankan yang berada dibawah naungan BUMN, salah satunya adalah Bank Rakyat Indonesia atau yang dikenal dengan sebutan BRI yang memanfaatkan media digital sebagai metode penelitian untuk mengembangkan produk dan pelayanan publik bagi setiap nasabahnya. Menarik untuk dikaji lebih dalam terkait bagaimana pengaruh revolusi Industri 4.0 terhadap pelayanan melalui media digital yang baru ini diterapkan dalam proses pelayanan sebagai pengganti Customer Service, Terlebih salah satu tantangan yang dihadapi perbankan BUMN yang dalam hal ini adalah BRI, dengan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Sabrina sebagai layanan Chat bot tersebut, sehingga pada dasarnya diperlukan sebuah inovasi untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam rangka memenuhi kebutuhan pelayanan nasabah/masyarakat agar menjadi lebih mudah dan fleksible sekaligus menjadi agen perubahan revolusi industri 4.0 dalam menjalankan peran sebagai Badan Usaha milik negara. Dengan memberikan pelayanan yang totalitas dan prima. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana media digital dalam layanan chat bot sabrina  dimanfaatkan oleh BRI dalam melakukan pelayanan kepada para nasabah sebagai bentuk inovasi dalam pelayanan melalui media digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di mana hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teori difusi inovasi. Inovasi dalam hal ini terkait pemanfaatan chat bot Sabrina dengan menggunakan media digital sebagai media sosialisasi dan penyampaian pengaduan dalam proses pelayanan publik oleh Bank Rakyat Indonesia. Penggunaan media digital dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat dan efisien.