Ani Amaliyah
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Islam Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN KAPASITAS LAYANAN ITIL DALAM PENYUSUNAN RENCANA INFRASTRUKTUR TI DI PUSKOM PTS DI JABAR Endang Tasli Susandi; Ani Amaliyah; Noneng Nurhayani
Jurnal Komputer Bisnis Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.124 KB)

Abstract

Manajemen kapasitas layanan teknologi informasi (TI) adalah suatu proses yang digunakan untuk mengatur kapasitas dari pelayanan teknologi informasi untuk memastikan adanya titik temu antara kebutuhan bisnis saat ini dan masa mendatang dalam upaya untuk meningkatkan keefisienan dan pembiayaan yang efektif. Prosesproses tersebut untuk memastikan bahwa kapasitas infrastruktur TI dapat memenuhi kebutuhan bisnis (yang selalu berubah) secara tepat waktu dan tepat anggaran dimana faktor-faktor yang dipertimbangkan adalah biaya, kemampuan/daya dukung, pasokan dan permintaanFramework ITIL, adalah suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). Manajemen kapasitas layanan TI adalah bagian dari service delivery dimana service delivery adalah pelaksanaan dari disiplin-disiplin ilmu dalam framework ITIL, sehingga layanan bisnis TI dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan ringkasan tersebut di atas dapat diambil kesimpulan bahwa tata kelola teknologi informasi merupakan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan nilai tambah pada sebuah organisasi yang dimulai dari proses–proses perencanaan, penerapan, pengendalian dan pengawasan teknologi informasi di semua lini bisnis organisasi yang bertujuan untuk mempercepat pencapaian tujuan organisasi. Semakin baik perencanaan, penerapan dan pengawasan dalam menggunakan teknologi informasi di dalam organisasi maka dapat diharapkan makin cepat tujuan organisasi tercapai.