Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Branding Esgrim House Semarang Melalui Media Sosial Octaviana, Octaviana
Jurnal The Messenger Vol. 8 No. 1 (2016): January-June
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v8i1.314

Abstract

This paper seeks to understand the extent to which social media provides the effect of doing branding Esgrim House Semarang. theoretical basis in this paper is the Narrative Paradigm of Walter Fisher stressed that man is a storyteller and that consideration will be of value, emotion and aesthetics into the basic beliefs of our behavior, or simply refers to the understanding as well as the reaction of everyone when receiving messages the disampaiakan. From these results, it was found that a storyteller admin is his, whereas kususnya twitter and social media instagram serve as tools in the communication process Esgrim House Semarang. So performance this case, social media has a role to introduce products, information centers, as well as archiving online gallery measuring instrument success in branding Esgrim House Semarang.
Analisis Asbuton Untuk Kinerja Campuran Aspal Porus Menggunakan Iron Oxide Dengan Variasi Tumbukan octaviana, octaviana
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i2.3712

Abstract

Asbuton memiliki kandungan bitumen dan mineral, bitumen berperan sebagai aspal dan mineral sebagai filler. Untuk mendukung kinerja Abuton dibutuhkan bahan peremaja untuk mengeluarkan bitumen didalam Asbuton. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja apal porus dengan variasi tumbukan 2x50, 2x65, 2x75 menggunakanan Asbuton sebanyak 6%, limbah oli 2%  sebagai bahan peremaja, dan penambahan iron oxide sebanyak 15% sebagai pengganti agregat halus. Benda uji dilakukan dengan pengujian cantabro dan permeabilitas berdasarkan 2 macam pengujian yaitu pengujian permeabilitas dan pengujian cantabro dilakukan dengan menggunakan alat Los Angeles dengan mengacu pada Road Engineering Association Of Malaysia (REAM, 2008). Dari hasil penelitian didapatkan kinerja campuran aspal porus pada nilai kehilangan berat dengan pengujian cantabro, benda uji variasi jumlah tumbukan, tumbukan 50 dan tumbukan 55 tidak memenuhi spesifikasi dengan nilai 28,70% dan 20,32%. Sedangkan pada variasi jumlah tumbukan 65 dan 75 memenuhi spesifikasi dengan memperoleh nilai rata-rata 17,64% dan 15,67%. Semakin bertambah  jumlah tumbukan semakin kecil nilai kehilangan berat yang diperoleh. Semakin tinggi jumlah tumbukan maka semakin kecil nilai permeabilitas yang diperoleh. Semua benda uji memenuhi spesifikasi yaitu 0,3 cm2/detik. Tumbukan 2x50 pada campuran aspal porus memiliki nilai permeabilitas terbaik yaitu 0,24 cm2/detik.Kata kunci: REAM,  Variasi jumlah tumbukan, Iron Oxide, Permeabilitas, Cantabro test
Transparansi & Akuntabilitas Laporan Keuangan Perusahaan: Studi Pada Laporan Keuangan PT Garuda Indonesia Lubis, Syarif Hidayah; Theonanda, Jerry; Laia, Meidaman; Octaviana, Octaviana; Vallerine, Stella; Dharmawati, Surya; Hartono, Ferry
Educational Studies and Research Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/x6vzej52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi prinsip Transparansi dan Akuntabilitas (T&A) pada Laporan Keuangan PT Garuda Indonesia Tbk. Fokus utamanya adalah kasus manipulasi laporan keuangan tahun buku 2018, serta menilai dampak kumulatif penurunan Transparansi dan Akuntabilitas terhadap efektivitas Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan kepercayaan publik/investor. Transparansi dan Akuntabilitas dianggap krusial untuk meredam konflik kepentingan dalam kerangka Agency Theory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, mencakup Laporan Keuangan 2018, laporan restatement, serta sanksi dan publikasi resmi dari regulator (OJK, Kemenkeu, BEI). Analisis data dilakukan dengan analisis isi dan tematik diperkuat oleh triangulasi sumber. Hasil analisis menunjukkan adanya penyimpangan sistematis. Inti manipulasi (financial shenanigans) adalah pengakuan pendapatan prematur dari PT Mahata Aero Teknologi, padahal pembayaran belum diterima. Tindakan ini menyebabkan laporan awal mencatat laba bersih, berbanding terbalik dari kerugian besar pada tahun 2017. Penyimpangan ini secara langsung menurunkan transparansi dan menyebabkan lemahnya akuntabilitas manajemen. Konsekuensinya, regulator menjatuhkan denda dan mewajibkan restatement laporan menjadi rugi. Kegagalan Transparansi dan Akuntabilitas ini pada akhirnya mengganggu GCG dan menurunkan kepercayaan investor terhadap perusahaan.