Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN E-FILING, SOSIALISASI PAJAK, SANKSI PERPAJAKAN, DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KPP PRATAMA PALANGKA RAYA Jeli Susanto; Sunaryo N Tuah; Harin Tiawon; Alexandra Hukom; Joni Pambelum; M. Ichsan Diarsyad; Wiwin Zakiah; Sri Yuni; Agus Kubertein; Iwan Christian; Rosel Rosel; Rapel Rapel; Mutmainah Mutmainah
Jurnal Ekonomi Integra Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Ekonomi Integra
Publisher : STIE 'INDONESIA' Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51195/iga.v13i1.235

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji: (1) Pengaruh Penerapan E Filing Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi, (2) Pengaruh Sosialisasi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi, (3) Pengaruh Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi, (4) Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi, (5) Pengaruh Penerapan E-Filing. Sosialisasi Pajak, Sanksi Perpajakan, Dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Palangka Raya yang berjumlah 133.691 Wajib Pajak dengan sampel penelitian sebanyak 140 Wajib Pajak. Pengambilan jumlah sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Palangka Raya yang melapor menggunakan e-filing tahun 2018. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik dan alat analisis data yang digunakan yaitu uji validitas dan reliabilitas, analisis statistik deskriptif, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Penerapan E-Filing berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Hal ini ditunjukan dengan besarnya thitung 6,983 > ttabel 1,656 dengan taraf signifikan 0,000 < 0,05. (2) Sosialisasi Pajak berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Hal ini ditunjukan dengan besarnya thitung 9,511 > ttabel 1,656 dengan taraf signifikan 0,000 < 0,05. (3) Sanksi Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Hal ini ditunjukan dengan besarnya thitung 11,564 ttabel 1,656 dengan taraf signifikan 0,000 < 0,05. (4) Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Hal ini ditunjukan dengan besarnya thitung 2,926 > ttabel 1,656 dengan taraf signifikan 0,004 < 0,05. (5) Penerapan E-Filing, Sosialisasi Pajak, Sanksi Perpajakan, Dan Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh secara simultan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Hal ini ditunjukan dengan besarnya Fhitung 116,295 > Ftabel 2,44 dengan taraf signifikansinya 0,000 < 0,05.
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN, KOMPETENSI APARATUR PEMERINTAH DAERAH DAN GOOD GOVERNANCE TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH (Studi Empiris Pada Dinas Kota Palangka Raya) Raibbatol Advia; Agus Satrya Wibowo; M. Ichsan Diarsyad
Balance: Media Informasi Akuntansi dan Keuangan Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal BALANCE: Media Informasi Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.818 KB) | DOI: 10.52300/blnc.v14i1.8552

Abstract

The effect of applying government accounting standards, competence human resources, and good governance on quality of regional financial reports (Empirical Study at the Palangka Raya City). Thesis, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business. This study aims to provide an empirical explanation of applying government accounting standards, competence human resources, and good governance affect the quality of financial reports. The study had a population of 18 Palangka Raya City Offices. This study uses primary data in the form of a questionnaire with a purposive sampling method, which is the sample obtained is 72 people. The data analysis technique in this research is causality analysis, validity and reliability of the instrument test and multiple linear analysis. The results of this study indicate that the government accounting standards, competence human resources, and good governance affect the quality of financial reports. Furthermore, it is suggested for further researchers to develop a sample and is expected to be able to test it with other variables outside the research.
PENGARUH PENGETAHUAN DEWAN TENTANG ANGGARAN TERHADAP PEGAWASAN KEUANGAN DAERAH DENGAN TRANSPARANSI KEBIJAKAN PUBLIK SEBAGAI VARIABEL MODERASI Kristomar Yossia Poeras; Yohanes Joni Pambelum; M. Ichsan Diarsyad
Balance: Media Informasi Akuntansi dan Keuangan Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal BALANCE: Media Informasi Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.085 KB) | DOI: 10.52300/blnc.v14i2.8570

Abstract

This study aims to test the influence of Board Members' Knowledge on Budget on Regional Financial Supervision, and also to test whether public policy transparency variables can strengthen the relationship.This research uses quantitative approach with moderation analysis using IBM SPSS Statistic Version 25.The data was obtained by surveying 45 members of the Central Kalimantan Provincial DPRD council. Data used in the study is primary data, data analysis using simple linear regression and moderation regression equation analysis ( Moderated Regression Analysis / MRA) The results of hypothetical test analysis show that there is a positive influence of The Board Member's Knowledge on Budget on Regional Financial Supervision.The results of the analysis with moderation variables show that the Public Policy Trasnparansi can strengthen the influence of The Board Member's Knowledge on The Budget on Regional Financial Supervision and these results are expected that Public Policy Transparency can contribute to any oversight carried out by board members
ACCOUNTING DALAM PENGGUNAAN DANA DESA DENGAN MORALITAS INDIVIDU SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI Aprisda Ridho Wicaksono; Rahmiati Rahmiati; M. Ichsan Diarsyad
Balance: Media Informasi Akuntansi dan Keuangan Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal BALANCE: Media Informasi Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.706 KB) | DOI: 10.52300/blnc.v15i1.8608

Abstract

This study aims to test the influence of bystander effect on fraud accounting in the use of village funds with individual morality as moderating variables. This research is quantitative research with descriptive approach. The population in this study is all village offices in Pangkalan Lada District, West Kotawaringin Regency. Sampling Technique using purposive sampling method. The sample in this study was village officials who worked in Pangkalan Lada Sub-District Village Office provided that the respondents in question had at least worked for one year in the Village Office. The sample in this study amounted to 67 respondents. The method of collecting data is using questionnaires that are distributed directly. The data used in the study is primary data collected through questionnaire surveys. Data analysis uses multiple linear regression analysis and moderation regression analysis (MRA) with an analytical approach. The results of multiple linear analysis research showed that bystander effect positive and significant effect on fraud accounting. Moderation regression analysis shows that individual morality is not able to moderate the bystander effect on fraud accounting.
Revaluasi Aset Tetap: Accounting Background, Fixed Assets Intensity, Liquidity Hanna Grahitha Septia; Tatik Zulaika; M. Ichsan Diarsyad; Darmae Nasir
KINDAI Vol 19 No 2 (2023): KINDAI
Publisher : JURNAL KINDAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35972/kindai.v19i2.1086

Abstract

The purpose of this paper was to examine the effect of Accounting Background, Fixed Assets Intensity, and Liquidity of Fixed Asset Revaluation. The research method used in this paper is quatitative research. The sampling technique in this study used purposive sampling. The data used in this paper is secondary data in the form of documentation, namely data obtained from company year reports on the Indonesia stock exchange during the 2019-2021 period. The number of samples used in this study were 142 service companies listed on the Indonesian stock exchange in 2019-2021. Then the data that has been obtained was tested by logistic regression analysis using the SPSS version 26 application tool. The results of this study indicate that the Fixed Assets Intensity have a effect on the revaluation of Fixed Assets. Meanwhile, Accounting Background and Liquidity has no effect on the revaluation of Fixed Assets. Keywords: Accounting Background, Fixed Assets Intensity, Liquidity, Fixed Asset Revaluation
Analisis Perbandingan Efektivitas SIMDA dan SIPD dalam Pengelolaan Keuangan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah Christina Fatricia Karamu; Fajar Sriningsih; Sri Yuni; M. Ichsan Diarsyad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam pengelolaan keuangan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pegawai yang terlibat langsung dalam proses pengelolaan keuangan daerah, yaitu staf Sub Bagian Keuangan dan Aset serta pegawai Sub Bagian Perencanaan. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan SIMDA dalam aspek integrasi sistem, transparansi, akurasi laporan, dan standarisasi pengelolaan keuangan daerah. SIPD memungkinkan seluruh proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan dilakukan secara online dan terintegrasi secara nasional sehingga mempermudah proses monitoring dan pengawasan. Namun demikian, implementasi SIPD masih menghadapi berbagai kendala teknis, seperti server lambat, error sistem, gangguan jaringan internet, serta proses adaptasi pengguna terhadap sistem baru. Di sisi lain, SIMDA dinilai lebih stabil dan mudah digunakan karena telah diterapkan dalam jangka waktu yang lama sehingga pegawai lebih memahami alur kerja sistem tersebut. Akan tetapi, SIMDA memiliki keterbatasan dalam integrasi data karena belum terhubung secara nasional. Dengan demikian, SIPD dinilai lebih efektif dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang transparan, terintegrasi, dan akuntabel, meskipun optimalisasi implementasinya masih memerlukan peningkatan infrastruktur teknologi dan kapasitas sumber daya manusia.