p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tesa Arsitektur
Liza O. Tutuarima
Dinas Penataan Ruang Kota, Pemerintah Kota Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN SEJARAH DAN DOKUMENTASI GEDUNG PERTEMUAN SMP DOMENICO SAVIO, KOTA SEMARANG Ahmad Zuhdi Allam; Meilani Martini; Muhammad Irwansyah; Liza O. Tutuarima
Tesa Arsitektur Vol 20, No 2: Desember 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tesa.v20i2.5773

Abstract

AbstractThe history of Catholicism in the Dutch East Indies and Indonesia, especially in Java, is inseparable from the presence of educational institutions built by missionaries that have been established since the early 20th century. Those institutions have contributed to improving the Indonesian's quality of life, regardless of their religious background. Documentation of the architectural heritage related to them can support the historical significance of the Catholic church's contribution. This article was written based on architectural history research on the Domenico Savio Junior High School's Hall, conducted in 2021, to obtain historical information and documented the physical transformation of this building. The method used in this study is a historical research method supplemented by field observations and documentation. The results show that the hall had built in the late 19th century, was once used as a church, and has undergone several physical transformations. The output of this research can be used as a basis for preserving architecture and writing the history of the development of Catholicism in Java, especially in Semarang.Keywords: History of architecture, Semarang, Dutch Indies Architecture, SMP Domenico Savio AbstrakSejarah penyebaran agama Katolik di Hindia Belanda dan Indonesia, khususnya di Jawa, tidak terlepas dari hadirnya institusi pendidikan binaan misionaris yang telah berdiri sejak awal abad ke-20. Institusi pendidikan ini telah berkontribusi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia terlepas dari latar belakang keagamaannya. Dokumentasi warisan arsitektur terkait institusi pendidikan ini dapat mendukung signifikansi sejarah kontribusi gereja Katolik tersebut. Artikel ini ditulis berdasarkan penelitian sejarah arsitektur atas Gedung Pertemuan SMP Domenico Savio yang dilakukan pada 2021 dengan tujuan mendapatkan informasi kesejarahan dan mendokumentasikan transformasi fisik gedung ini. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi lapangan. Berdasarkan kajian yang dilakukan, diketahui bahwa Gedung Pertemuan SMP Domenico Savio telah ada sejak akhir abad ke-19, pernah digunakan sebagai gereja, dan telah mengalami beberapa bentuk transformasi fisik. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar pelestarian arsitektur dan penulisan sejarah perkembangan agama Katolik di Jawa, khususnya di Semarang.Kata kunci: Sejarah Arsitektur, Semarang, Arsitektur Hindia Belanda, Gedung Pertemuan SMP Domenico Savio
BANGUNAN KUNO WISMA PERDAMAIAN DALAM SEJARAH KOTA KAWASAN SIMPANG TUGU MUDA, SEMARANG Ahmad Zuhdi Allam; Meilani Martini; Muhammad Irwansyah; Liza O. Tutuarima
Tesa Arsitektur Vol 20, No 1: Juni 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tesa.v20i1.4743

Abstract

Abstract The Simpang Tugu Muda Area has great significance for Semarang City. In this area, several buildings have become landmarks of this city. Unfortunately, the history of this area has not been written systematically, and among the historical landmarks in this area, the Old Building of Wisma Perdamaian has the most confusing history. This article was based on the 2021 historical research in the Simpang Tugu Muda Area and describes its history and the Old Building of Wisma Perdamaian based on a more factual data; therefore, it can contribute to build a more solid history of Semarang City and architectural conservation efforts there. This research used a historical research method as well as field observation. One of the research findings shows that the Old Building of Wisma Perdamaian was not the residence of the Governor of the North Coast of Java Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) in the 18th century, as many people believe. This building was built by Koninklijk Nederlands Indisch Leger (KNIL) as the residence of the Major General of the KNIL in the 19th century. Meanwhile, the residence of the Governor of the North Coast of Java, VOC, was demolished in 1908.Keywords: History of architecture and the city, Semarang, Tugu Muda Area, Wisma Perdamaian AbstrakKawasan Simpang Tugu Muda memiliki signifikansi yang besar di Kota Semarang. Di kawasan ini berdiri pula beberapa bangunan yang menjadi tengaran kota ini. Di antara bangunan-bangunan tersebut, Bangunan Kuno Wisma Perdamaian memiliki sejarah yang paling simpang siur. Artikel ini ditulis berdasarkan penelitian historis Kawasan Simpang Tugu Muda yang dilaksanakan pada 2021 dengan tujuan untuk memaparkan sejarah arsitektur dan tata kota kawasan ini dan Bangunan Kuno Wisma Perdamaian berdasarkan data primer yang lebih faktual, sehingga diharapkan dapat berkontribusi pada penulisan sejarah dan pelestarian arsitektur di Kota Semarang yang lebih solid. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang dilengkapi dengan observasi lapangan. Salah satu temuan penelitian menunjukkan bahwa Bangunan Kuno Wisma Perdamaian bukanlah kediaman Gubernur Pantai Utara Jawa Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) pada abad ke-18 seperti yang diyakini banyak orang. Bangunan ini dibangun oleh Koninklijk Nederlands Indisch Leger (KNIL) sebagai kediaman Mayor Jenderal KNIL pada abad ke-19. Sementara kediaman Gubernur Pantai Utara Jawa VOC sudah dirobohkan pada 1908.Kata kunci: Sejarah Arsitektur Kota, Semarang, Simpang Tugu Muda, Wisma Perdamaian