Gregorio Gavriel Singgih
Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Atmajaya, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Laporan Kasus : Pseudotrombositopenia pada Pasien Pre-Operasi Gregorio Gavriel Singgih; Jullyanny Waty Wijaya; Monica Adisuhanto
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 29 No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v29i1.2550

Abstract

Pseudotrombositopenia didefinisikan sebagai jumlah hitung trombosit rendah palsu yang terukur oleh faktor alat analisis hematologi. Diketahui EDTA-dependent pseudotrombositopenia merupakan salah satu penyebab trombositopenia dengan prevalensi 0,1-2%. Pseudotrombositopenia yang tidak terdiagnosis dapat menyebabkan kesalahan dalam keputusan klinis. Laporan kasus ini disusun agar dapat meningkatkan kewaspadaan dalam mendiagnosis pseudotrombositopenia. Laki-laki 56 tahun melakukan pemeriksaan pre-operasi dan didapatkan adanya trombositopenia dengan jumlah trombosit 16.000/uL tanpa ditemukan adanya kelainan pada parameter koagulasi lainnya dan tidak terdapat adanya perdarahan aktif, Pada pemeriksaan morfologi darah ditemukan banyak platelet clumping. Dokter menduga adanya EDTA-dependent pseudotrombositopenia lalu melakukan pengambilan sampel darah kembali satu hari kemudian dengan menggunakan antikoagulan natrium sitrat. Sampel darah tersebut diperiksa dengan mesin hematologi Sysmex XN-550 dan didapatkan jumlah trombosit yaitu 112.000/uL. Bila dijumpai kondisi jumlah trombosit rendah / trombositopenia tanpa ada tanda klinis pendarahan yang jelas, maka perlu dipertimbangkan adanya EDTA-dependent pseudothrombocytopenia. Pemeriksaan morfologi darah tepi dan pengulangan darah lengkap menggunakan sampel darah dengan antikoagulan lainnya, yaitu natrium sitrat menjadi salah satu metode dalam menegakkan adanya EDTA-dependent pseudothrombocytopenia.