Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Pentingnya Keluarga Berencana (KB) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Dusun Anjani Timur Desa Anjani Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur: Indonesia Eka Mustika Yanti; Dwi Wirastri; Supiani Supiani
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian journal of Community Dedication
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program keluarga berencana memberikan kesempatan untuk mengatur jarak kelahiran atau mengurangi jumlah kelahiran dengan menggunakan metode kontrasepsi hormonal atau non hormonal. Berdasarkan pendataan yang telah kami lakukan di Dusun Anjani Timur, terdapat jumlah WUS 85 orang, akseptor KB suntik (66,67%) , KB Pil (16,66), IUD (10,42%), implant (4,16%) dan MOW (2,08%). Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan harapan dapat menekan laju pertambahan penduduk. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan metode pemberian informasi tentang KB dan pelayanan KB Gratis kepada WUS akseptor KB di dusun Anjani Timur berjumlah 15 orang. Hasil dari kegiatan pelayanan KB Gratis ini dilanjutkan dengan memberikan evaluasi kepada akseptor yaitu Tanya jawab seputar KB dan monitoring evaluasi. Peserta KB dapat menjawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan dan mau dipasang KB IUD atau Implant. . Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dari sebelum dan setelah kegiatan dilakukan. Sebelum kegiatan pengmas diadakan, terdapat 14,42% pengguna MKJP (Implant dan IUD). Setelah diberikan penyuluhan, pengguna MKJP meningkat menjadi 35,50%. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan dan pelayanan KB gratis sangat berdampak baik bagi WUS yang ada di wilayah setempat dan dapat menaikkan cakupan MKJP.
DETEKSI DINI RESIKO KEHAMILAN MELALUI KELAS IBU HAMIL DI DUSUN DASAN PETUNG, DESA KOTARAJA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Siti Naili Ilmiyani; Nurlathifah N. Yusuf; Baiq Dika Fatmasari; Supiani Supiani; Eka Mustika Yanti; Jusmala Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v5i1.11510

Abstract

Pengetahuan memiliki peran dalam menentukan dan membentuk tindakan seseorang. Kedewasaan seseorang dalam bertindak dan berpikir juga ditentukan oleh tingkat pengetahuan. Pengetahuan tentang deteksi dini resiko kehamilan sangat penting untuk dimiliki oleh ibu hamil supaya mendapatkan informasi yang baik mengenai kehamilan. Tingkat pengetahuan tentang deteksi dini resiko kehamilan yang dimiliki ibu hamil dapat menentukan sikap dalam menjaga kesehatan ibu dan jann selama kehamilannya. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Dusun Dasan Petung Desa Kotaraja didapatkan bahwa dari 10 peserta yang hadir, 6 peserta (60%) diantaranya mengatakan tidak mengetahui tentang deteksi dini resiko kehamilan. Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan memberikan pemahaman tentang deteksi dini resiko kehamilan. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 10 orang, diberi kuesioner pre test sebelum diberikan penyuluhan dan setelah penyuluhan diberikan kuesioner post test, hasil pre test dan post test kemudian dianalisis menggunakan paired samples t-test didapatkan hasil sebesar 0,000 < 0,05 artinya Ho di tolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara pre test dan post test yang artinya ada peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan, dari hasil yang didapatkan diharapkan kepada pihak terkait untuk selalu memberikan informasiĀ  dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini resiko kehamilan.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEMATIAN NEONATAL DI RUANG NICU RSUDP NTB Baiq Disnalia Siswari; Supiani Supiani; Nurlathifah N. Yusuf
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i1.1227

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian neonatal masih tergolong tinggi dan menjadi masalah kesehatan baik secara global maupun nasional. Di NTB Mayoritas 80,85% kematian bayi terjadi pada masa neonatal. Pada tahun 2021 terjadi peningkatan kematian neonatal dari tahun 2020 di RSUDP NTB, dengan penyebab kematian relatif sama yaitu disebabkan oleh BBLR dan Asfiksia Tujuan: Untuk Mengetahui Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kematian Neonatal Di Ruang NICU Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian adalah case control. Hasil : Tidak ada hubungan paritas dengan kejadian kematian neonatal di Ruang NICU RSUDP NTB dengan p-value 0,583, Tidak ada hubungan Cara Persalinan dengan kejadian kematian neonatal di Ruang NICU RSUDP NTB dengan p-value 0,371, Ada hubungan Usia Kehamilan dengan kejadian kematian neonatal di Ruang NICU RSUDP NTB p-value 0,002, Tidak ada hubungan penyulit/ komplikasi kehamilan dengan kejadian kematian neonatal di Ruang NICU RSUDP NTB dengan p-value 0,487, Ada hubungan sistem rujukan dengan kejadian kematian neonatal di Ruang NICU RSUDP NTB dengan p-value 0,005, Ada hubungan BBLR dengan kejadian kematian neonatal di Ruang NICU RSUDP NTB dengan p-value 0,005, Tidak ada hubungan Asfiksia dengan kejadian kematian neonatal di Ruang NICU RSUDP NTB dengan p-value 0,309. Simpulan: bahwa paritas, cara persalinan, penyulit/komplikasi kehamilan, asfisia tidak berhubungan dengan kejadian kematian neonatal di RSUDP NTB sedangkan usia kehamilan, sistem rujukan, BBLR berhubungan dengan kejadian kematian neonatal di RSUDP NTB The neonatal mortality rate was relatively high and a health problem both globally and nationally. In NTB, the majority of 80,85% of infant deaths occured in the neonatal period. In 2021 there would be an increase in neonatal deaths from 2020 at the NTB Public Hospital, with relatively the same causes of death caused by LBW and Asphyxia. Objective: To find out the factors related to the incidence of neonatal death in the NICU room of the Regional Public Hospital of West Nusa Tenggara Methods: This type of research was analytic observational with a case control research design. Results: There was no relationship between parity and the incidence of neonatal death in the NICU Room of the NTB Hospital with a p-value of 0,583, There was no relationship between the method of delivery and the incidence of neonatal death in the NICU Room of the NTB Public Hospital with a p-value of 0,371. There was a relationship between gestational age and the incidence of neonatal death in NICU room at NTB Public Hospital with p-value of 0,002. There was no relationship between complications of pregnancy with the incidence of neonatal death in the NICU room at NTB Public Hospital with a p-value of 0,487. There was a relationship between the referral system and the incidence of neonatal death in the NICU room at NTB Public Hospital with a p-value of 0,005. There was a relationship between LBW and the incidence of neonatal death in the NICU Room of NTB Public Hospital with a p-value of 0,005. There was no relationship between asphyxia and the incidence of neonatal death in the NICU Room of NTB Public Hospital with a p-value of 0,309. Conclusion: Parity, mode of delivery, complications of pregnancy, asphyxia were not related to the incidence of neonatal death in the NTB Public Hospital, while gestational age, referral system and LBW were related to the incidence of neonatal death in the NTB General Hospital