p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Rekayasa Hijau
Dian Rahayu Jati
Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perencanaan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Pada Perusahaan Kelapa Sawit (Studi kasus: PT X di Kalimantan Barat) Rahayu Pangesti; Dian Rahayu Jati; Govira Christiadora Asban
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v6i3.208-218

Abstract

ABSTRAKKelapa sawit merupakan salah satu industri dengan perkembangan yang pesat di Indonesia. Pengolahan kelapa sawit disertai keluaran lain berupa limbah B3 dari genset, kendaraan, pekerja, stasiun boiler, stasiun WTP, penerangan dan klinik perusahaan. Limbah B3 harus dikelola sesuai peraturan yang berlaku agar tidak mencemari lingkungan. Penelitian bertujuan mengetahui jenis limbah B3 yang dihasilkan PT.X serta cara pengelolaannya, mengevaluasi pengelolaan limbah dan merencanakan pengelolaan limbah B3 sesuai peraturan. Metode yang digunakan yaitu evaluasi dengan Skala Guttman berdasarkan Permen LHK No.6 tahun 2021, PP No.22 tahun 2021 dan Permenkes No.7 Tahun 2019. Kemudian direncanakan pengelolaan limbah B3 berdasarkan hasil dari evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian evaluasi untuk pewadahan dan pengemasan adalah 62,5 % termasuk kategori ‘Baik”, sistem penyimpanan adalah 33,33% termasuk kategori ‘Buruk’, bangunan penyimpanan adalah 75% termasuk kategori ‘Baik’, dengan label limbah belum ada penggunaan label pada kemasan limbah B3 di PT.X. Sedangkan untuk limbah klinik belum bisa dilakukan evaluasi karena belum ada pengelolaan yang dilakukan. Evaluasi menghasilkan beberapa perbaikan dalam pengelolaan limbah B3 PT.X dari pengurangan, pengumpulan dan penyimpanan, pengangkutan, pemanfaatan, serta pengolahan dan peninbunan. ABSTRACTPalm oil processing also produces hazardous and toxic waste as a side output that comes from generation, vehicles, workers, boiler stations, WTP stations, lighting system and clinics. This waste must be managed according to regulations, so it doesn’t pollute the environment. The purpose of this research is to identify the type of hazardous and toxic waste in PT X and how to manage it, to evaluate it and planning waste management to comply with regulations. The method used is an evaluation using the Guttman Scale based on the Permen LHK No. 6 of 2021, PP No. 22 of 2021 and Permenkes No. 56 of 2019. After that, waste management will be planned based on the evaluation results. The evaluation result for the packaging criteria is 62,5% into the 'Good' category, the storage system criteria is 33,33% into the 'Bad' category, the storage building criteria is 75% into the ' Good' category, and there’s no label on the waste packaging. Meanwhile, clinical waste cannot be evaluated because there’s no waste management carried out. Based on the evaluation, there are several improvement plans that need to be carried out, starting from reduction, collection and storage, transportation, utilization, processing and waste dump.
Analisis Kemampuan Vegetasi pada Ruang Terbuka Hijau dalam Menyerap Emisi CO2 Kendaraan Bermotor di Area Kantor Gubernur Kalimantan Barat Priskila Grase Sarasidehe; Dian Rahayu Jati; Jumiati Jumiati
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v6i3.219-228

Abstract

ABSTRAKKantor Gubernur Kalimantan Barat merupakan area perkantoran milik pemerintah yang terletak di pusat Kota Pontianak. Kendaraan bermotor menghasilkan emisi CO2 yang berpengaruh buruk terhadap lingkungan dan kesehatan, maka dari itu wilayah ini memerlukan RTH yang seimbang dengan banyaknya jumlah kendaraan bermotor. Tujuan dari penelitian skripsi ini yaitu menganalisis jumlah emisi CO2 yang dihasilkan kendaraan bermotor, mendata dan menghitung serta menganalisis kemampuan vegetasi pada RTH area Kantor Gubernur Kalimantan Barat dalam menyerap emisi CO2 yang dihasilkan kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan analisis. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan bahwa jumlah emisi CO2 yang dihasilkan dari kendaraan bermotor di area tersebut sebesar 3,298 ton/tahun dengan jumlah kendaraan sebanyak 306.800 unit/tahun dan total daya serap vegetasi terhadap CO2 sebesar 938,416 ton/unit. Hal ini menunjukkan bahwa vegetasi pada RTH area Kantor Gubernur Kalimantan Barat mampu menyerap emisi CO2 yang dihasilkan kendaraan bermotor dengan jumlah CO2 yang masih dapat terserap mencapai 936,317 ton/tahun. ABSTRACTThe West Kalimantan Governor's Office is a government-owned office area located in the center of Pontianak City. Motorized vehicles produce CO2 emissions that adversely affect the environment and health, therefore this area requires green open space that is balanced with the large number of motorized vehicles. The purpose of this thesis research is to analyze the amount of CO2 emissions from motor vehicles, record and calculate and analyze the ability of vegetation in the green open space area of the Governor's Office of West Kalimantan to absorb CO2 emissions produced by motorized vehicles. This study uses observation and analysis methods. Based on the results of the analysis, it was found that the amount of CO2 emissions produced from motor vehicles in the area was 3,298 tons/year with the number of vehicles as much as 306,800 units/year and the total absorption capacity of vegetation to CO2 was 938,416 tons/unit. This shows that the vegetation in the green open space area of the Governor's Office of West Kalimantan is able to absorb CO2 emissions produced by motorized vehicles with the amount of CO2 that can still be absorbed reaching 936,317 tons/year.