Retni Pratiwi
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Islam Kuantan Singingi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELUANG DAN TANTANGAN USAHA MASYARAKAT PADA OBJEK WISATA AIR TERJUN GURUH GEMURAI DI DESA KASANG, KECEMATAN KUANTAN MUDIK, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Dona Sofia Maizi; Riki Ruspianda; Retni Pratiwi
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Planologi dan Sipil, Februari 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jps.v8i1.5307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi usaha serta hambatan yang dihadapi masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi di sekitar objek wisata Air Terjun Guruh Gemurai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman yang memengaruhi pengembangan usaha masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peluang usaha yang cukup beragam, meliputi pengelolaan warung makan, penyediaan penginapan atau homestay, jasa parkir, jasa fotografi wisata, serta layanan pemandu wisata lokal. Namun, pengembangan usaha tersebut masih menghadapi sejumlah hambatan, antara lain keterbatasan infrastruktur pendukung, rendahnya keterampilan manajerial dan kewirausahaan, keterbatasan akses permodalan, serta minimnya promosi destinasi wisata. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait dalam peningkatan fasilitas wisata, penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan, serta penguatan promosi berbasis digital. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pengelolaan potensi wisata secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
PEMANFAATAN DRONE DJI PHANTOM 4 PRO DAN APLIKASI SIG (ArcGIS) UNTUK IDENTIFIKASI BATAS ADMINISTRASI WILAYAH DI KEC. KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Rikki Afrizal; Riki Ruspianda; Retni Pratiwi
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v4i3.2425

Abstract

Utilization of Drones, also known as UAV (unmanned aerial vehicles), is currently widely used to evaluate changes in land use, disasters, monitoring regional spatial planning, identifying regional changes, environmental changes, and mapping regional administrative boundaries. Administrative boundaries are boundaries or imaginary lines that are only found on maps and not on the ground in accordance with applicable legal provisions but are only marked with an object that can be recognized by the user, for example stakes, gates, walls, and so on. This study aims to provide information about the actual boundaries of the area according to the current situation and conditions by testing the level of accuracy of Drone photos and comparing them in the field. This study uses a survey method and manual interpretation. This research was conducted in parts of the administrative area of Kuantan Tengah District, namely Pasar Taluk Village and Simpang Tiga Village. The selection of the study area was due to several factors, such as the area's high population density, fast development growth, and being located in the center of Teluk Kuantan city. Aerial photos produced by the Phantom 4 Pro Drone in this study have a spatial resolution of 0.5 meters, thus providing clear and detailed object appearances that can be identified using the ArcGIS application in the Pasar Taluk Village and Simpang Tiga Village areas. Keywords: Drone, land, boundary, region, identification