Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FORMULASI EMULGEL MINYAK BIJI PALA (Myristica fragans) SEBAGAI ANTIOKSIDAN: EMULGEL FORMULATION OF SEED NUTMEG OIL (Myristica fragans) AS ANTIOXIDANT Rizky Dwi Larasati; Dias Endah Khoirunnisa; Titian Daru Asmara Tugon; Zulkaida; Fauzia Ningrum Syaputri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.595

Abstract

Emulgel merupakan sediaan topikal yang terdiri dari emulsi dan gelling agent. Minyak biji pala mengandung beberapa senyawa yaitu metil eugenol, isoeugenol, miristisin, ?-pinene, dan ?-pinene yang mempunyai aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memformulasikan emulgel minyak biji pala yang stabil secara fisik dan mempunyai aktivitas antioksidan yang optimal. Sediaan emulgel dibuat 3 formula yaitu FI (minyak biji pala 3%), FII (minyak biji pala 4,5%), FIII (minyak biji pala 6%). Evaluasi sediaan emulgel yang dilakukan yaitu uji organoleptis, uji homogenitas, uji tipe emulsi, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat, cycling test, dan uji aktivitas antioksidan dengan menggunakan DPPH. Dari hasil evaluasi didapatkan formula terbaik yaitu formula II dengan kandungan minyak biji pala 4,5% yang stabil secara fisik dan mempunyai IC50 11774,19 ppm.
EFEK ANTI-INFLAMASI EMULGEL MINYAK BIJI PALA (Myristica fragrans) PADA MENCIT: ANTI-INFLAMMATORY EFFECT OF NUTMEG OIL (Myristica fragrans) EMULGEL IN MICE MODEL Zulkaida; Rizky Dwi Larasati; Aliyah Alfita; Hanif Nurqolbi; Titian Daru Asmara Tugon; Fauzia Ningrum Syaputri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.751

Abstract

Studi inflamasi pada kulit dengan pemberian minyak biji pala (Myristica fragrans) menjadi salah satu inovasi yang terus dikembangkan hingga saat ini. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa formulasi elmulgel minyak biji pala memiliki potensi inhibitor peradangan berdasarkan komponen senyawa dan stabil secara fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek antiinflamasi elmulgel minyak biji pala pada model hewan uji mencit dengan induksi karagen 3%. Emulgel uji sediaan EMBP 3% (Emulgel minyak biji pala 3%), EMBP (Emulgel minyak biji pala 4,5%), EMBP (Emulgel minyak biji pala 6%). Metode yang digunakan inflammation associated edema untuk mengukur tebal lipatan kulit punggung hewan uji. Untuk mendapatkan perubahan lipatan punggung yang diinduksi dengan agen berdasarkan interval waktu. Hasil menunjukkan bahwa pemberian secara topical emulgel minyak biji pala memiliki aktivitas sebagai anti inflamasi. Formula berpotensi sebagai antiinflamasi tertinggi yaitu EMBP 3%. Kata kunci : Biji Pala, Anti-inflamasi, Minyak atsiri, Emulgel.
FORMULASI EMULGEL MINYAK BIJI PALA (Myristica fragans) SEBAGAI ANTIOKSIDAN: EMULGEL FORMULATION OF SEED NUTMEG OIL (Myristica fragans) AS ANTIOXIDANT Rizky Dwi Larasati; Dias Endah Khoirunnisa; Titian Daru Asmara Tugon; Zulkaida; Fauzia Ningrum Syaputri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.595

Abstract

Emulgel merupakan sediaan topikal yang terdiri dari emulsi dan gelling agent. Minyak biji pala mengandung beberapa senyawa yaitu metil eugenol, isoeugenol, miristisin, ?-pinene, dan ?-pinene yang mempunyai aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memformulasikan emulgel minyak biji pala yang stabil secara fisik dan mempunyai aktivitas antioksidan yang optimal. Sediaan emulgel dibuat 3 formula yaitu FI (minyak biji pala 3%), FII (minyak biji pala 4,5%), FIII (minyak biji pala 6%). Evaluasi sediaan emulgel yang dilakukan yaitu uji organoleptis, uji homogenitas, uji tipe emulsi, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat, cycling test, dan uji aktivitas antioksidan dengan menggunakan DPPH. Dari hasil evaluasi didapatkan formula terbaik yaitu formula II dengan kandungan minyak biji pala 4,5% yang stabil secara fisik dan mempunyai IC50 11774,19 ppm.
EFEK ANTI-INFLAMASI EMULGEL MINYAK BIJI PALA (Myristica fragrans) PADA MENCIT: ANTI-INFLAMMATORY EFFECT OF NUTMEG OIL (Myristica fragrans) EMULGEL IN MICE MODEL Zulkaida; Rizky Dwi Larasati; Aliyah Alfita; Hanif Nurqolbi; Titian Daru Asmara Tugon; Fauzia Ningrum Syaputri
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.751

Abstract

Studi inflamasi pada kulit dengan pemberian minyak biji pala (Myristica fragrans) menjadi salah satu inovasi yang terus dikembangkan hingga saat ini. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa formulasi elmulgel minyak biji pala memiliki potensi inhibitor peradangan berdasarkan komponen senyawa dan stabil secara fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek antiinflamasi elmulgel minyak biji pala pada model hewan uji mencit dengan induksi karagen 3%. Emulgel uji sediaan EMBP 3% (Emulgel minyak biji pala 3%), EMBP (Emulgel minyak biji pala 4,5%), EMBP (Emulgel minyak biji pala 6%). Metode yang digunakan inflammation associated edema untuk mengukur tebal lipatan kulit punggung hewan uji. Untuk mendapatkan perubahan lipatan punggung yang diinduksi dengan agen berdasarkan interval waktu. Hasil menunjukkan bahwa pemberian secara topical emulgel minyak biji pala memiliki aktivitas sebagai anti inflamasi. Formula berpotensi sebagai antiinflamasi tertinggi yaitu EMBP 3%. Kata kunci : Biji Pala, Anti-inflamasi, Minyak atsiri, Emulgel.
Activity Test Of Papaya Fruit Extract And Curcuma Mangga As An Appetite Enhancer With Anorexia Test Model On Marshmallow Preparation Innovation Ridwan Mu'zizat; Rival Rizki Hadiansyah Saputra; Rizqi Indra Hartanto; Rifki Budiansyah; Zulkaida; Fauzia Ningrum Syaputri
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/85gyvt83

Abstract

Feeding difficulties in children are becoming an increasing global problem. Natural alternatives such as Carica papaya and Curcuma mangga are believed to increase appetite. This study tested the combination of the two as an anorexia agent in the form of marshmallows, as an attractive, nutritious, and attractive delivery innovation for active substances that children like. The study used a combination of Carica papaya and Curcuma mangga extracts in marshmallow form to treat anorexia. The process includes extraction, phytochemical testing, rat testing, marshmallow formulation, and organoleptic evaluation, weight uniformity, and hedonic test for children and adults to assess its effectiveness and acceptability. Phytochemical screening showed Carica papaya and Curcuma mangga extracts contained alkaloids, steroids, polyphenols, and vitamin C. The anorexia test had a p-value of 0.05. The anorexia test has a p value (>0.05) so it has an insignificant value, but the extract still increases appetite. The formulated marshmallow has a chewy texture, a favorable aroma, but the taste and texture are less attractive to panelists. Carica papaya and Curcuma mangga extracts contain active compounds and showed appetite- enhancing effects although not statistically significant. Marshmallow has a vanilla aroma that is preferred, but the taste and shape are less than optimal. The study is limited in number of samples, further quantitative analysis and formulation evaluation are recommended.