ABSTRAK Imunisasi dasar melindungi balita terhadap beberapa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Setiap balita wajib mendapatkan imunisasi dasar yang terdiri dari: 1 dosis BCG, 3 dosis DPT-HB dan atau DPT-HB-Hib, 4 dosis polio, 1 dosis campak. Imunisasi juga merupakan salah satu investasi kesehatan yang paling cost-effective untuk mencegah seseorang terkena penyakit menular yang diberikan secara rutin kepada masyarakat sejak bayi. Ini merupakan penelitian quasi eksperimental menggunakan pendekatan Post test only control group bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kompres dingin terhadap intensitas nyeri pada bayi saat imunisasi. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan bayi 0-12 yang datang ke posyandu untuk imunisasi dasar pada bulan Juni 2022 di Puskesmas Mesidah Kabupaten Bener Meriah. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling. Total sampel sebanyak 40 bayi (masing-masing 20 bayi untuk kelompok ekperimen dan kontrol). Analisa data menggunakan uji Mann-Whitney dengan kemaknaan Asymp.Sig 0.05. Diperoleh nilai Asymp.sig sebesar 0,000 dari 0,05. Ada pengaruh yang signifikan kompres dingin terhadap intensitas nyeri pada bayi saat imunisasi di Wilayah Kerja Puskesmas Mesidah Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah tahun 2022. Kepada puskesmas Mesidah agar mensosialisasikan hasil penelitian ini yang bermanfaat pada pelaksanaan imunisasi dan terus berupaya mencari inovasi guna kenyamana saat pelaksanaan imunisasi.Kata kunci: Kompres dingin, intemsitas nyeri, imunisasi, bayi