p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Gestus Journal
Wilma Sriwulan
Pascasarjana Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Central Processing Music Of Bacalempong : Komposisi Musik Minimalis dalam Ansambel Campuran Cepri Zulda Putra; Asep Saepul Haris; Wilma Sriwulan
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 2 No 2 (2022): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v2i2.40397

Abstract

The Central Processing Music Of Bacalempong merupakan komposisi musik yang berangkat dari peristiwa simulasi pada tahap intrumentasi antara calempong kayu dan calempong perunggu sebagai kesenian tradisi asli masyarakat Sumpur Kudus yang kemudian digarap berdasarkan idiom musik Barat. Konsep garapan karya The Central Processing Music of Bacalempong adalah representasi antara material komposisi musik didalam calempong kayu dan calempong perunggu dijadikan hierarki musikal dengan menggunakan pendekatan sistem musik minimalis yang direalisasikan dalam formasi Ansambel Campuran. Secara keseluruhan, komposisi ini menawarkan gaya musik abad 20 berkenaan dengan pentahapan dalam sebuah proses pelahiran sebuah peristiwa musikal, proses tersebut menekankan pada siklus pusat yang dijadikan konstruksi struktur untuk menggiring analisis pada setiap dimensi musikal yang menunjukkan bagaimana sebuah penciptaan musik dihasilkan sacara sistematis. Metode penciptaan karya terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama menentukan siklus pusat dalam setiap proses Komposisi. Kedua, penempatan simulasi timbre (intrumen). Ketiga, menentukan deskripsi struktural karya. Terdapat sepuluh proses struktur yang terdiri dari I (restricted pitch and rhythm materials), II (pitch-centrycity), III (use of repetition), IV (steady pulse), V (phasing), VI (drone or ostinatos), VII (static harmony), VIII (pandiatonicism), IX (indeterminacy), dan X (long duration). Kesimpulan yang menghasilkan penggunakan pola-pola minimal kemudian perubahan-perubahan secara sedikit-demi sedikit dan bertahap hingga didapatkan komposisi musik secara utuhKata Kunci: Calempong Kayu, Calempong Perunggu, Musik Minimalis, Ansambel Campuran