Zulkardi Zulkardi
Departemen Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana, Universitas Sriwijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemampuan Penalaran Siswa Menggunakan Soal PISA Konteks Vaksinasi Covid-19 Atikarani Noer Saleha; Zulkardi Zulkardi; Ratu Ilma Indra Putri; Ely Susanti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 10, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v10i2.45818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses bernalar siswa menggunakan soal PISA konteks vaksinasi covid-19. Jenis dan pedekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian siswa kelas VIII SMPIT Rabbani Muara Enim sebanyak 5 orang. Data diperoleh dari tes dan wawancara. Hasil penelitian proses bernalar siswa menunjukkan bahwa proses penalaran yang terjadi pada seluruh siswa adalah menyajikan pernyataan matematika, dan mengajukan argumen. Dan untuk proses melakukan manipulasi, memberikan alasan dan bukti terhadap solusi, kemudian proses menarik kesimpulan tidak terjadi pada seluruh siswa. Kemudian proses bernalar yang tidak sama sekali terjadi pada siswa adalah memeriksa kesahihan argument. Pengerjaan siswa selesai pada perhitungan akhir tanpa memeriksa kembali proses yang dikerjakan.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses bernalar siswa menggunakan soal PISA konteks vaksinasi covid-19. Jenis dan pedekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian siswa kelas VIII SMPIT Rabbani Muara Enim sebanyak 5 orang. Data diperoleh dari tes dan wawancara. Hasil penelitian proses bernalar siswa menunjukkan bahwa proses penalaran yang terjadi pada seluruh siswa adalah menyajikan pernyataan matematika, dan mengajukan argumen. Dan untuk proses melakukan manipulasi, memberikan alasan dan bukti terhadap solusi, kemudian proses menarik kesimpulan tidak terjadi pada seluruh siswa. Kemudian proses bernalar yang tidak sama sekali terjadi pada siswa adalah memeriksa kesahihan argumen. Pengerjaan siswa selesai pada perhitungan akhir tanpa memeriksa kembali proses yang dikerjakan.