Sukendah
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN NAUNGAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERONG UNGU (Solanum melongena L.) Evyn Rusdy Prasetiyo Efendi; Juli Santoso P,; Sukendah
Jurnal Agrotech Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v12i2.94

Abstract

Terong (Solanum melongena L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat dan memiliki tingkat permintaan pasar yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian naungan dan varietas terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terong ungu. Penelitian dilaksanakan di Desa Tarik, Kecamatan Tarik Kab. Sidoarjo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 – Maret 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan dua faktor yaitu naungan (petak utama) dan varietas (anak petak). Perlakuan naungan terdiri dari tiga taraf yaitu Naungan 0%, Naungan 25% dan Naungan 50%. Perlakuan varietas terdiri dari tiga taraf yaitu Antaboga, Mustang dan Ratih ungu. Berdasarkan taraf tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Hasil penelitian nenunjukkan bahwa kombinasi naungan dan varietas berpengaruh terhadap jumlah daun. Kombinasi perlakuan pemberian naungan 0% dengan Mustang dan perlakuan pemberian naungan 0% dengan Antaboga memberikan hasil jumlah daun terbanyak.
In Vitro Mutation Induction of Chrysanthemum (Chrysanthemum morifolium) Maruta Variety for Lowlands Using EMS (Ethyl Methane Sulfonate) Abigail Febby Puspo Harijono; Sukendah; Pangesti Nugrahani; Ragapadmi Purnamaningsih
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 7 No. 3 September 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v7i3.4501

Abstract

Chrysanthemums (Chrysanthemum morifolium) are among the most popular ornamental plants due to their diverse types, shapes, and colors, making them highly valued in the horticultural market. In Indonesia, chrysanthemums are typically grown in highland regions, where production and flower quality are declining due to global temperature changes. To sustain production, new varieties adapted to lowland conditions are required. This study aimed to induce mutations in the Maruta chrysanthemum variety using Ethyl Methane Sulfonate (EMS) to enhance adaptability and biodiversity. Explants were treated in vitro with EMS concentrations of 1%, 1.5%, and 2%. Quantitative traits—including survival percentage, explant height, number of shoots, leaves, and roots—were analyzed using ANOVA and Tukey's test at the 5% level. Qualitative traits, such as stem and leaf color, were assessed using the Munsell Color Chart. Results showed that more than 50% of Maruta explants survived under all treatments. However, explant height, number of leaves, and number of roots decreased as EMS concentration increased, compared with the control.