Salmonella typhi merupakan bakteri yang dapat menginfeksi usus manusia. Bakteri ini dapat tumbuh dan memproduksi endotoksin penyebab infeksi yang ditandai dengan gejala gastroenteritis, seperti sakit perut, mual, diare, disertai dengan demam. Salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai anti bakteri adalah herba krokot (Portulaca oleracea L.) yang memiliki kandungan senyawa kimia seperti saponin, tanin, alkaloid, dan polifenol. Sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang uji aktivitas anti bakteri ekstrak etanol herba krokot terhadap Salmonella typhi. Metode penelitian ini adalah penyiapan sampel, metode maserasi secara ECC menggunakan pelarut etanol 96% untuk mendapatkan ekstrak kental, standarisasi spesifik dan non spesifik, skrining fitokimia, uji aktivitas anti bakteri dengan konsentrasi 10%, 50%, 100% dengan kontrol positif kloramfenikol 30 µg/disk secara difusi cakram. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji one way anova.Hasil penelitian uji aktivitas antibakteri diperoleh ekstrak etanol herba krokot konsentrasi 10%, 50%, dan 100% memiliki rata-rata zona hambat 16,02 ± 6,21 mm, 19,54 ± 5,23 mm, 26,52 ± 6,47 mm. Hasil uji one way anova p=0,000 (sig.<0,05) menunjukkan bahwa terdapatnya perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dengan kontrol positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol herba krokot memiliki aktivitas antibakteri dengan konsentrasi terbesar 100% dengan rata-rata zona hambat 26,52 ± 6,47 mm, dalam kategori kuat.