Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KOMPOSISI SERAT KENAF DAN SERBUK CACO3 TERHADAP KEKUATAN TEKUK DAN WATER ABSORPTION KOMPOSIT HYBRID-POLIESTER Alfian Hudan Laksana; Marhadi Budi Waluyo
Injection: Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering Vol 1 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.886 KB) | DOI: 10.58466/injection.v1i2.126

Abstract

The reinforcing composition in hybrid composite can affect the material properties. Kenaf fiber (Hibiscus Cannabinus L.) can be used as a reinforcement for hybrid composites with high advantage. Calcium carbonate serves as a reinforcement for composite materials and was useful for increasing stiffness. The purpose of this study was to analyze the effect of variations in the composition of the addition of kenaf fiber and CaCO3 powder on the flexural strength and water absorption properties of the calcium carbonate reinforced kenaf fibers/polyester hybrid composites (PTJ/SK/CaCO3) made by hand layup method. Hybrid composites were made with various compositions of CaCO3 (0%, 2.5%, 5%, 10%, and 20% by weight). The results showed that the PTJ/SK/CaCO3 (5%wt) hybrid composite had the highest flexural strength with a value of 74.87 MPa. The increase in the amount of CaCO3 powder composition showed a decrease in the water absorption of the PTJ/SK/CaCO3 hybrid composite.
Pengaruh Variasi Arus Listrik pada Pengelasan SMAW Material Stainless Steel 304 dengan Elektroda E308 terhadap Kekuatan Mekanik dan Struktur Mikro Alfian Hudan Laksana; Citrakara U.S.B.K Himawan; Moh. Astono Basuki; Yanto Budi Prasetya
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v21i2.4176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus las terhadap kuat tarik dan kekerasan las SMAW dengan elektroda E308 pada pelat baja Stainless stell 304. Besar variasi penggunaan arus las adalah 60, 80 dan 100 ampere. Penelitian ini dilakuakn dengan membuat pengujian specimen dengan variasi arus las sebesar 60 ampere, 80 ampere dan 100 ampere yang kemudian dilakukan pengujian tarik dan kekerasan dengan tujuan mengetahui pengaruh yang diakibatkan oleh variasi arus terhadap tegangan tarik, kekuatan dan kekerasan sambungan las. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi arus pengelasan kekuatan tarik semakin meningkat. Kekuatan tarik terendah pada arus 60 ampere, yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 59,58 kg/mm2, sedangkan kekuatan tarik tertinggi pada arus 100 ampere, yaitu dengan nilai rata-rata 63,03 kg/mm2. Pada daerah lasan, nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada sampel 60 Ampere, yaitu sebesar 91,83 HRB dan nilai kekerasan terendah pada sampel 100 Ampere, yaitu sebesar 89,23 HRB. Hasil data pengujian kemudian dilakukan uji varian (ANOVA) satu faktor di mana   terdapat perbedaan dari variasi arus listrik pengelasan pada proses pengelasan SMAW terhadap nilai kekuatan tarik dan kekerasan sambungan las material stainless steel 304.
PELATIHAN PERAWATAN PREVENTIF MESIN BUBUT BERBASIS PRESISI GEOMETRIS BAGI TEKNISI DAN MURID SMK PAWYATAN DAHA 3 KEDIRI Citrakara Upendra Snehabandhana Kusuma Himawan; Alfian Hudan Laksana; Yanto Budi Prasetya; Merkuriana; Banget Suroso; Muhammad Alfian Mudzakir; Moh Abdul Basit
Dharma Wiyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Dharma Wiyata
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin bubut merupakan peralatan kritis dalam proses pembelajaran dan produksi di bengkel manufaktur SMK. Namun, banyak mesin bubut di institusi pendidikan mengalami penurunan akurasi akibat kurangnya perawatan preventif, terutama pada aspek leveling bed, alignment spindle, dan alignment tailstock. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis guru dan teknisi SMK melalui pelatihan praktis perawatan mesin bubut. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Maret 2026 di Bengkel Manufaktur SMK Pawyatan Daha 3 Kediri, dengan peserta terdiri dari 15 orang. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang menggabungkan penyampaian teori singkat dan praktik langsung menggunakan alat ukur dial indicator. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman teknis peserta, dengan 94% peserta mampu melakukan leveling bed dan alignment spindle-tailstock sesuai standar toleransi industri. Selain itu, terbentuk komitmen sekolah untuk menerapkan jadwal perawatan berkala mesin bubut. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis kompetensi dapat menjadi solusi efektif dalam menjembatani kesenjangan antara teori pembelajaran dan praktik teknis di dunia industri.
KOTAK DONASI SAMPAH PLASTIK: : SOLUSI PARTISIPATIF UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN DI DESA MENANG KEDIRI Alfian Hudan Laksana; Citrakara Upendra Snehabandhana Kusuma Himawan; Yanto Budi Prasetya; Muhammad Alfian Mudzakir; Moh Abdul Basit; M. Nizarul Abdullah
Dharma Wiyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Dharma Wiyata
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah plastik di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan serius akibat minimnya fasilitas pemilahan dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, merupakan salah satu wilayah yang belum memiliki sistem pengumpulan sampah plastik terpisah, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan menghambat upaya daur ulang. Guna mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 - 7 September 2025 dengan pendekatan partisipatif melalui empat tahapan: (1) identifikasi permasalahan melalui dialog dengan perangkat desa, (2) perancangan kotak donasi sampah plastik, (3) produksi kotak berbahan besi hollow, dan (4) penempatan kotak di lokasi strategis berdasarkan rekomendasi Kepala Desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tiga unit kotak donasi berhasil dipasang di area Balai Desa, Petilasan Joyoboyo, dan Sendang Tirto Kamandanu. Dalam dua minggu pasca-penempatan, kotak mulai dimanfaatkan oleh warga dan pengunjung untuk menyetorkan sampah plastik seperti botol dan kemasan. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur fisik, tetapi juga memicu perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah serta memperkuat rasa kepemilikan terhadap program lingkungan. Namun, keberlanjutan program memerlukan dukungan sistem pengelolaan lanjutan, seperti kemitraan dengan bank sampah dan pembentukan kelompok sadar lingkungan. Pengabdian ini membuktikan bahwa intervensi sederhana berbasis partisipasi dapat menjadi langkah awal efektif menuju pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan di tingkat desa.