Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Dampak Sampah Laut sebagai Upaya Peningkatan Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan di Desa Pesisir Besuki, Kabupaten Situbondo Wazirotus Sakinah; Saifurridzal; Dina Tri Septiningtyas; Pratama Yuli Arianto
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.816 KB) | DOI: 10.37148/pekat.v1i2.11

Abstract

Plastic waste is generally discarded in waters from the river that will eventually empty into the sea and directly discharged into the high seas as happened in the village of Pesisir Besuki, Situbondo district. The problems faced by partners are the lack of public awareness of the short-term and long-term impact of waste disposal activities in the waters and poor management of waste management. So that required waste socialization that include the guidance in environmentally friendly waste management and able to increase awareness of coastal communities to care for the environment. This community dedication use socialization as method with questionnaire before and after activity. The results obtained after the activities carried out are increasing the insight of the people of the Pesisir Village, Besuki District and increasing awareness of the environment so that they are trying to manage the waste they produce independently. According to the questionnaires result, before socialization waste management in Besuki Coastal Region has percentage 73% citizen throw their wastes in the sea or/and the river, 27% has been burned, and 0% in temporary garbage disposal. After socialization, it became 13% throw their waste in the sea or/and the rever, 7% in temporary garbage disposal, and 80% choose to burn their wastes. Generally, they does not have the basic knowledge about marine debris impact with percentage up to 80% and the citizen who know about the knowledge is 20%. Their interest about self waste management is 33%. But after socialization, it became 67% for their interest. Keywords : Waste socialization, Waste Management, Environmental Care
Peningkatan Kualitas Ruang Belajar Dengan Perbaikan Atap Dan Plafond Pada TK ABA Cabang Teladan Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara Citra Utami; Rhini Wulan Dary; Dina Tri Septiningtyas; Muhammad Ari Subhan Harahap; Mizanuddin Sitompul
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2887

Abstract

TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Cabang Teladan yang terletak di Jalan Santun no. 19 Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan. Provinsi Sumatera utara berjarak sekitar 7,2 km dari Politeknik Negeri Medan. TK ABA Cabang Teladan didirikan dengan tujuan untuk memberikan pendidikan berupa pengetahuan umum dan ilmu agama bagi anak-anak usia dini. TK ABA Cabang Teladan digunakan sebagai sarana belajar mengajar oleh guru dan murid. Adapun masalah prioritas utama yaitu salah satu ruang belajar yang terdapat pada gedung sekolah mengalami kebocoran pada atapnya sehingga apabila terjadi hujan maka ruangan belajar tersebut akan tergenang air. Kebocoran atap ini juga mengakibatkan plafon rusak dan tumbuhnya jamur hitam yang dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan anak-anak pada saat belajar ataupun bermain. Pelaksanaan Pekerjaan perbaikan kebocoran pada deck atap dilakukan dengan pembuatan pipa paralon yang menyambung langsung ke saluran drainase, serta penambahan floor drain untuk mempercepat keluarnya air pada saat hujan. Perbaikan plafond dilakukan dengan mengganti plafond yang bocor dan pengecatan ulang. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini masalah yang dialami oleh mitra sudah dapat diselesaikan.
Pemetaan Desa Wisata dan Perencanaan Masterplan Infrastruktur Desa Agrowisata Buah Naga di Desa Sei Sijenggi Kabupaten Serdang Bedagai Dina Tri Septiningtyas; Citra Utami; Rhini Wulan Dary
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2859

Abstract

Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dibentuk untuk mengembangkan Desa Sei Sijenggi sebagai destinasi wisata berbasis buah naga organik. Potensi ini dikembangkan melalui inovasi kuliner berbahan buah naga yang mampu menarik minat wisatawan. Peluang pengembangan desa wisata sangat besar karena meningkatnya minat masyarakat kelas menengah terhadap aktivitas perjalanan dan wisata. Selain itu, peningkatan infrastruktur, terutama transportasi, turut mendukung kemudahan akses menuju berbagai wilayah tujuan wisata. Melihat peluang tersebut, desa perlu mempersiapkan diri untuk menyambut wisatawan dari luar daerah. Dalam kegiatan survei, tim pengabdian, pemerintah desa, dan POKDARWIS berkoordinasi untuk menentukan langkah strategis memajukan Desa Sei Sijenggi. Tim pelaksana menawarkan penyusunan peta agrowisata buah naga serta masterplan infrastruktur sebagai pedoman pembangunan desa. Peta wisata dibuat menggunakan citra satelit resolusi tinggi yang diolah melalui ArcGIS, sementara masterplan mencakup desain fasilitas pendukung seperti rest area, jogging track, gapura, lampu penerangan, joglo, dan pagar kawasan kebun wisata.