Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Melayu Riau Pada Materi Persatuan dan Kesatuan Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Lystiya Agustin; Zaka Hadikusuma Ramadan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan media komik digital berbasis kearifan lokal Melayu Riau pada materi persatuan dan kesatuan untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan modifikasi model ADDIE yang hanya diterapkan sampai tahap Development. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan panduan lembar wawancara dan angket menggunakan instrumen angket validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli media, respon guru dan siswa. Analisis data dilakukan secara kualitatif berdasarkan saran dan komentar, sedangkan secara kuantitatif melalui perolehan skor validitas serta respon guru dan siswa. Media komik digital ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan secara kontekstual dan menarik. Hasil penelitian ini adalah media komik digital berbasis kearifan lokal melayu riau pada materi persatuan dan kesatuan untuk kelas V yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran di Sekolah Dasar, dimana telah memenuhi kriteria sangat valid dengan skor rata-rata validasi pertama: materi 97,82%, bahasa 96,59%, dan media 88,77%. Sedangkan skor rata-rata validasi kedua menunjukkan: bahasa 98,86%, dan media 100%. Validasi dilakukan dua kali untuk dua aspek indikator penilaian bahasa dan media. Setelah validasi kedua, media komik digital telah mencapai nilai yang sangat valid tanpa revisi dengan total persentase kelayakan 96,64%. Selain itu, respon guru dan siswa terhadap media komik digital memperoleh persentasi yaitu guru 98,75% dan siswa 100%. Dengan demikian, media komik digital berbasis kearifan lokal Melayu Riau ini sudah layak digunakan dalam proses pembelajaran.