Yeni Mulyani Supriatin
Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan Badan Riset dan Inovasi Nasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kearifan Lokal Masyarakat Adat Sinar Resmi sebagai Identitas Bangsa Yeni Mulyani Supriatin; Inni Inayati Istiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUDAYA Vol. 1 No. 2 (2022): November : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUD
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1255.723 KB) | DOI: 10.55606/mateandrau.v1i2.104

Abstract

Sejalan dengan perkembangan zaman yang mengikuti arus globalisasi banyak hal mengalami perubahan, seperti nilai-nilai sosiokultural, warisan kultural dari nenek moyang berupa nilai dan akar tradisi, dan kearifan lokal, mengalami pelunturan dan penggerusan. Isu penting yang menghadang Indonesia saat ini, kemiskinan, ketimpangan sosial, identitas, nasionalisme, dan pembangunan yang hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi juga memudarkan identitas dan nasionalisme. Masyarakat adat Sinar Resmi, Sukabumi yang berbudaya padi mampu menghadapi tantangan zaman yang kian mengglobal itu dengan kearifan lokalnya. Makalah ini bertujuan mengangkat kearifan lokal masyarakat adat Sinar Resmi, Sukabumi yang menjadi identintas bangsa mereka dalam budaya padi. Metode penelitian menggunakan pendekatan tradisi lisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat adat Sinar Resmi, Sukabumi dapat membangun dan mewujudkan identitas bangsa sehingga masyarakat ini memiliki karakteristik dan kekhasan sendiri yang berdeda dengan masyarakat lainnya. Simpulan penelitian ini adalah kearifan lokal masyarakat adat Sinar Resmi, Sukabumi mampu merespons dan memberikan solusi atas tantangan zaman sehingga kearifan lokal itu perlu dijaga dan dilestarikan.
Corak Kritik Sastra Khazanah: Lembaran Sastra Surat Kabar Pikiran Rakyat Tahun 2000-an Yeni Mulyani Supriatin
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 5, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v5i1.8133

Abstract

Surat kabar Pikiran Rakyat sejak terbit (1950) sampai kini merupakan satu-satunya surat kabar daerah yang mampu membendung surat kabar nasional. Visi misi surat kabar yang independen dan melayani masyarakat tergambar dalam rubrik yang mampu mengakomodasi harapan pembaca. Yang menarik surat kabar ini mempublikasikan sastra Indonesia dari beragam genre, mengangkat pengarang daerah, dan artikel kritik dengan topik beragam. Publikasi sastra dikemas secara menarik dan diberi nama rubrik Khazanah, terbit tiap hari Minggu. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan corak kritik sastra Khazanah sebuah lembaran sastra dan budaya dalam surat kabar Pikiran Rakyat Tahun 2000-an. Masalah penelitian adalah bagaimana corak kritik sastra Khazanah? Penelitian ini menggunakan teori Abrams. Metode penelitian menerapkan prinsip-prinsip sastra yang dikemukakan oleh Abrams yang menekankan kritik ekspresif, objektif, mimetik, dan resepsi sastra. Hasil penelitian menggambarkan bahwa corak kritik sastra dalam Khazanah terdiri atas kritik objektif, ekspresif, mimetik, dan pragmatik. Kecenderungan kritiknya adalah dalam satu karya kritik terdapat beberapa corak. Simpulan penelitian ini adalah bahwa sebagian besar kritik sastra Khazanah dalam satu karya kritik terdapat lebih dari satu corak, corak objektif dan ekspresif atau mimetik dan pragmatik. Kritiknya bersifat impresionistik. Kritik sastra yang dijadikan objek adalah genre sastra dan unsur menjadi lingkungan sastra seperti pengarang, pembaca, dan pengayom. Penulis kritik datang dari kalangan sastrawan, budayawan, dan akademisi.