Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Simba Dikantor Baznaz Kota Padang Winda Oktarina; Syamsir Syamsir; Siti Wahyuni; Addibul Lutfi; Puput Sari Bulan; Adit Irawan; Randa Brasco
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUDAYA Vol. 1 No. 2 (2022): November : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUD
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.982 KB) | DOI: 10.55606/mateandrau.v1i2.144

Abstract

The purpose of this study is to find out the form of SIMBA implementation at the Padang City BAZNAZ Office, to find out the obstacles to SIMBA implementation at the Padang City BAZNAZ Office and to find out the efforts or solutions in overcoming obstacles in SIMBA implementation at the Padang City BAZNAZ Office. This research uses a qualitative method, namely a method that focuses on reasoning based on objective social reality. The type of research used is a qualitative research method using a descriptive approach. The application of this qualitative method aims to make it easier to understand multiple realities, presenting an essential relationship between writing and reality in the field. This method is more sensitive and adjusts to the form of the value encountered. In using this method it aims to find problems more openly, so the writer will interview Baznas informants in the city of Padang, in which case the writer interviewed the Head of HR and General Affairs: Industriyadi, S.Sos.I, MA, and Staff: Bobi Iskandar. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. Data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation, and conclusions/verification. This application To facilitate the management of zakat is not solely carried out individually from muzakki to mustahiq, but is carried out by an institution that specifically handles zakat, namely amil zakat. In addition, the government has also issued Law no. 23 of 2011 concerning Zakat Management, which explains that the National Zakat Amil Agency is an institution that manages zakat nationally
Partisipasi Politik Generasi Milenial Pada Pemilihan Presiden 2024 di Kota Padang Siti Wahyuni; M. Fachri Adnan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.1831

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan generasi milenial yang kurang terlibat dalam politik. Meskipun mereka menggunakan hak pilih saat pemungutan suara, keterlibatan dalam diskusi isu-isu pemilu dan sebagai panitia penyelenggara masih minim. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan tingkat partisipasi politik generasi milenial serta hubungannya dengan jenis kelamin dan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Lokasi penelitian adalah di Kota Padang. Populasi penelitian adalah generasi milenial berusia 28-43 tahun, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih melalui teknik Multistage Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket atau kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson. Hasil menunjukkan bahwa tingkat partisipasi politik generasi milenial pada pemilihan presiden 2024 di Kota Padang hanya 29,48% yang tergolong rendah. Namun, jika dilihat lebih detail partisipasi tertinggi ada pada kegiatan voting, dengan rata-rata 81,62% yang berada pada kategori sangat tinggi. Kemudian, keterlibatan dalam diskusi politik sebesar 41,8% dan kegiatan kampanye sebesar 54,98% dengan kategori sedang. Kemudian keterlibatan sebagai relawan paslon (1%), anggota KPPS (12%), saksi pemilu (13%), dan pengawas TPS (2%) dengan kategori sangat rendah. Selanjutnya hubungan antara jenis kelamin dan partisipasi politik menunjukkan korelasi negatif yang sangat lemah, dengan nilai Pearson Correlation sebesar -0,122. Selain itu, nilai signifikansi sebesar 0,225 menunjukkan bahwa hubungan ini tidak signifikan secara statistik. Kemudian hubungan antara pekerjaan dan partisipasi politik juga menunjukkan korelasi negatif yang sangat lemah dengan nilai Pearson Correlation sebesar -0,003. Ini berarti perubahan dalam jenis pekerjaan hampir tidak mempengaruhi partisipasi politik. Nilai signifikansi sebesar 0,974 menunjukkan bahwa hubungan ini tidak signifikan secara statistik.