Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DENGAN KEJADIAN DHF PADA ANAK DI WILAYAH KELURAHAN MALALAYAN I LINKUNGAN II MANADO Kristine Dareda
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 1 No. 1 (2017): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.451 KB)

Abstract

Perilaku masyarakat merupakan salah satu yang berperan dalam kejadian DHF, hal ini disebabkan karena perilaku masyarakat merupakan salah satu bentuk tindakan yang dilakukan sehari-hari untuk menjaga kesehatan. Buruknya perilaku masyarakat dapat berdampak menurunnya derajat kesehatan pada tingkat masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah kejadian DHF dengan cara pemberantasan sarang nyamuk seperti 3M (Menguras Penampungan Air, Menutup penampungan air dan Mengubur benda-benda yang dapat menyebabkan terjadinya penggenangan air yang dapat menyebabkan perkembangbiakan nyamuk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Perilaku Masyarakat Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Dengan Kejadian DHF Pada Anak Di Wilayah Kelurahan Malalayang II Lingkungan II Manado.Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik yang bersifat cross sectional. Sample pengambilanberdasarkan jumlah responden sebanyak 55 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16.0 untuk dianalisa dengan menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik menurut umur yang terbanyak yaitu 22-34 Tahun dengan 27 responden (49.1%), menurut jenis kelamin yang terbanyak yaitu laki-laki dengan 28 responden (50.9 %), menurut pendidikan yang terbanyak yaitu SMA dengan 32 (58.1%), dan menurut pekerjaan yang terbanyak yaitu Swasta dengan 16 responden (29.1%). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat Hubungan Perilaku Masyarakat Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Dengan Kejadian DHF pada anak dengan nilai p= 0,000 dan nilai odd ratio= 45.000 yang artinya pemberantasan sarang nyamuk yang kurang 45 kali beresiko terjadi DHF dibandingkan dengan pemberantasan sarang nyamuk baik.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI KELURAHAN BAILANG LINGKUNGAN II MANADO Kristine Dareda
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 2 No. 1 (2018): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.899 KB)

Abstract

Penelitian ini tentang pola asuh orang tua dalam hubungannya dengan kesehatan mental remaja memberikan hasil konsisten. Beberapa penelitian pola asuh menunjukan dampak yang positif pada kesehatan mental remaja. Dalam penelitian ini, saya berpendapat untuk menguji hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja dikelurahan bailang lingkungan II Manado.Jenis penelitian ini bersifat korelasional dengan menggunakanChi-sguare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja dikelurahan bailang lingkungan II Manado. Metode penelitian ini cross sectional. Penarikan sample menggunakan teknik purposive sampling, dan didapatkan partisipasi sebanyak 60 pasangan orang tua dengan anak remajanya. Dimana hasilnya mnggunakan Chi-sguare with fisher’Exact Testdidapatkan hasilnya bahwa nilai p volue0,002 lebih kecil dari nilai taraf signifikan sebesar (0,002< 0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja dikelurahan bailang lingkungan II Manado.Kesimpulan bagi orang tua agar dapat lebih berperan dalam pola asuh pada anak remajanya, untuk implikasi dimasyarakat, perawat komonitas agar agar meningkatkan kesehatan mental remaja dengan memperhatikan berbagai faktor yang mendukung selain pola asuh, misalnya mengoptimalkan peransocial masyarakat, dan dengan mengoptimalkan kondisi lingkungan sekolah yang konduksif untuk kesehatan mental remaja dengan bekerja sama dengan pihak sekolah.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH BITUNG: HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH BITUNG Irma M. Yahya; Kristine Dareda; Sultan Paransi
Jurnal Nurse Vol. 4 No. 1 (2021): Januari : Jurnal Nurse
Publisher : STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1476.736 KB) | DOI: 10.57213/nurse.v4i1.66

Abstract

Remaja merupakan tahapan usia dimana didalamnya banyak sekali terjadi perubahan, baik perubahan biologis, psikologi, maupun social, spiritual, salah satu perubahan biologis yang terjadi adalah adanya hasrat seksual. Salah satu penyebab terjadinya perilaku seks bebas pada remaja adalah pengawasan dan perhatian orang tua yang longgar penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perilaku seks bebas pada remaja di SMK Muhammadiyah Bitung. Penelitian ini digunakan dengan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Total Sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel yang berjumlah 40 responden. Penggumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan menggunakan computer program SPSS dan analisa data menggunakan uji statistik Chi-Squares dimana nilai a ≤ 0.05 Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku seks bebas kegawatan dengan nilai p = 0,011 dimana Nilai p lebih kecil dari nilai α = 0,05 Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan perilaku seks bebas pada remaja di SMK Muhammadiyah Bitung. Saran bagi responden diharapkan responden lebih berhati-hati dan selektif dalam bergaul agar tidak terjerumus dalam perilaku seks yang menyimpang.
HUBUNGAN PEMBERIAN DISCHARGE PLANNING TERHADAP KEPATUHAN PASIEN LANSIA DALAM PERAWATAN POST OPERASI DI RSD LIUN KENDAGE TAHUNA: RELATIONSHIP OF DISCHARGE PLANNING ON COMPLIANCE OF ELDERLY PATIENTS IN POST OPERATIONAL TREATMENT AT LIUN KENDAGE RSD TAHUNA Irma M. Yahya; Kristine Dareda; Lisa Makasambe
Jurnal Nurse Vol. 4 No. 2 (2021): Juli : Jurnal Nurse
Publisher : STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1473.855 KB) | DOI: 10.57213/nurse.v4i2.67

Abstract

Suatu Discharge Planning yang baik akan menghasilkan sebuah hubungan yang terkontrol yaitu antara perawatan yang diterima pada waktu di rumah sakit dengan perawatan yang akan diberikan setelah pasien pulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan Pemberian Discharge Planning terhadap Kepatuhan Pasien Lansia dalam Perawatan Post Operasi Di RSD Liun Kendage Tahuna. Metode Penelitian ini Menggunakan metode Deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectionaldimana variabel independent dan dependent diteliti secara bersamaan. Sampel responden sebanyak 25 orang dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan menggunakan lembar observasi. Di analisa dengan uji statistikChi Square. Hasil Penelitian menunjukan ada hubungan pemberian discharge planning terhadap kepatuhan pasien lansia dalam perawatan post operasi Di RSD Liun Kendage Tahuna dengan nilai p value < 0,005. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan bermakna antara pemberian discharge planning terhadap kepatuhan pasien lansia dalam perawatan post operasi Di RSD Liun Kendage Tahuna . Saran penelitian ini diharapakan pihak rumah sakit dapat meningkatkan penerapan discharge planning sehingga pasien dapat menjalankan pengobatan dengan baik.
Pengaruh Rebusan Daun Sirsak terhadap Penurunan Kadar Asam Bella Vista Datunsolang; Kristine Dareda; Bayu Dwisetyo
Jurnal Nurse Vol. 5 No. 2 (2022): Juli : Jurnal Nurse
Publisher : STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/nurse.v5i2.241

Abstract

Background of the study: The Excessive of uric acid levels can cause the sedimentation process of uric acid crystals it can cause the gout. The antioxidant in soursop leaves is effective to slowdown and also prevent the gout. The purpose of this study is to find out the effect of soursop leaf decoction on reducing uric acid levels in the work area at UPTD Adow Health Centre. The research method use the Quasy Experiment, with a one group pre-post test method . The samples in this study taken 15 respondents by the total sampling techniques. The research instruments use an uric acid level checking and observation sheets. Then the data collected processed by Friedman's Statistical Test. Findings , the friedman statistical test results obtained a p value = 0.001 with a significance of < 0.05. The conclusion is giving soursop leaf decoction is effective on reducing uric acid levels in the working area at UPTD Adow Health Centre. It is hoped the decoction of soursop leaf can be useful as alternative medicine to lower the uric acid levels.
Pengaruh Rebusan Jahe Merah Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri di SMK Assalaam Manado Rosaliya Katili; Agust A. Laya; Kristine Dareda
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebida
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v1i4.90

Abstract

Dysmenorrhea is a pain in the lower abdomen can spread to the lower back and legs. The incidence of dysmenorrhea in the world on average is very high up to (90%) while the severe painful dysmenorrhea are around 10-15%. In Indonesia the case of dysmenorrhea is around of 64.25%. The aim of this research was to determine the effectiveness of giving red ginger decoction on dysmenorrhea in young women at Assalaam Vocational School, Manado. This research uses a pre-experimental quantitative method with one group pre and post test design. wWith non-probability sampling technique and purposive sampling method based on characteristics of the population by the criteria of the researcher's. The research instrument uses an observation sheet and a Standard Operating Procedure for measurement using the NRS (Numeric Rating Scale). The sample in this study takes 12 respondents. Using the Pairet T-Test with a significance level of α=0.05. The results of this study show there is an effect of giving red ginger decoction on dysmenorrhea in young women with a P-value = 0.000 < 0.05 The conclusion in this study is giving red ginger decoction on dysmenorrhea in young women at Assalaam Vocational School, Manado are affected. And advice to respondents to used red ginger as an additional reference for reducing pain during dysmenorrhea.
HUBUNGAN BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL PERAWAT DENGAN PENERAPAN PASIEN SAFETY PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RSUD. M.W MARAMIS MINAHASA UTARA: RELATIONSHIP OF NURSE'S PHYSICAL AND MENTAL WORKLOAD WITH IMPLEMENTATION OF PATIENT SAFETY DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN RSUD. M.W MARAMIS NORTH MINAHASA Kristine Dareda; Ns. Irma M. Yahya; Dwi Ningtias Hanggi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v1i1.236

Abstract

Latar Belakang. Pasien safety merupakan suatu hal yang penting bagi seorang perawat terutama dalam memberikan asuhan keperawatan sehingga mencegah terjadinya cedera. Salah satu hal yang kurang diterapkan perawat adalah pengunaan APD yang lebih lengkap terutama pada masa pandemi saat ini. Faktor yang mempengaruhi pasien safety adalah beban kerja fisik dan mental yang berlebih karena semakin banyak beban yang di terima maka semakin berpengaruh pula dalam penerapan pasien safety. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja fisik dan mental perawat dengan penerapan pasien safety pada masa pandemi COVID-19 di RSUD. M.W Maramis Minahasa Utara. Desain Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil berdasarkan jumlah populasi sebanyak 35 responden dengan menggunakan total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur kuesioner. Data dianalisa dengan uji statistic Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05 Hasil Penelitian uji Chi-Square didapatkan pada variabel hubungan beban kerja fisik dengan penerapan pasien safety nilai p= 0,000 < 0,05 dan beban kerja mental nilai p=0,001<0,005. Kesimpulan dalam penelitian yaitu ada hubungan beban kerja fisik dan mental perawat dengan penerapan pasien safety pada masa pandemi COVID-19 di ruang rawat inap interna RSUD. Maria Walanda Maramis Minahasa Utara. Saran diharapkan agar perawat lebih meningkatkan kualitas pelayanan khusunya dalam menerapkan standar operasional prosedur pasien safety.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN WAKTU TANGGAP PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD. M.W. MARAMIS MINAHASA UTARA: RELATIONSHIP BETWEEN WORKLOAD AND NURSE RESPONSE TIME IN THE EMERGENCY DEPARTMENT OF THE HOSPITAL. M.W. MARAMIS NORTH MINAHASA Kristine Dareda; Ns. Irma M. Yahya; Parhan Cawangi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): NOVEMBER : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v1i3.237

Abstract

Latar Belakang.Waktu tanggap perawat merupakan kecepatan dalam penanganan pasien, dihitung sejak pasien datang sampai dilakukan penanganan, waktu tanggap perawat yang baik bagi pasien yaitu ≤ 5 menit. Keberhasilan waktu tanggap perawat dalam menangani pasien dapat mencegah kecacatan dan menurunkan angka kematian. Beban kerja dapat mempengaruhi kecepatan dan ketepatan dalam melakukan pelayanan, umumnya pasien cenderung merasa diabaikan ketika keluhan dan kebutuhannya ditangani atau direspon dengan lambat, sehingga waktu tanggap dapat menjadi salah satu indikator penentu kualitas pelayanan di rumah sakit. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan beban kerja dengan waktu tanggap perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD. Maria Walanda Maramis. Desain Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil berdasarkan jumlah populasi sebanyak 30 responden dengan menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisa dengan uji statistic Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian ini terdapat Hubungan beban kerja dengan waktu tanggap perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD. Maria Walanda Maramis р=0.002 nilai р ini lebih kecil dari nilai α=0.05. Kesimpulan dalam penelitian yaitu ada Hubungan beban kerja dengan waktu tanggap perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD. Maria Walanda Maramis. Saran diharapkan agar perawat tetap mempertahankan waktu tanggap <5 menit, serta lebih ditingkatkan lagi pencapaian dalam melakukan pelayanan kegawatdaruratan.
Pengaruh Oxytocin Massage Terhadap Produksi ASI pada Childbearing Family di Ruangan Melati RS TK II Robert Wolter Mongisidi Nur Haliza Bolota; Kristine Dareda; Sri Wahyuni
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v1i4.40

Abstract

Oxytcin massage is a massage that can stimulate the process of breast milk production, providing a sense of comfort, relaxation and calm to help breast milk production. Childbearing family is a family that awaits birth starting from pregnancy until the birth of an early child and continues until 30 months old. The purpose of this study was to determine the effect iveness of oxytocin massage on breast milk production in childbearing families in the Melati Room of at second grade Robert Wolter Mongosidi Hospital. This research uses the Quasi Experiment method with a one group pre-test -post test design. The sample of this study amounted 17 subject using Purposive Sampling. Data collection was taken by observation sheets. Furthermore, the data that collected is analyzed using Wilcoxon's statistical test with a significant level (α) of 0.001. The results of this study showed before and after oxytocin massage most mothers experienced an increase in breast milk production. The results of the analysis tested using the Wilcoxon test obtained a value of P = 0.001 (<0.05), meaning there is an effect of oxytocin massage on breast milk production in childbearing families. The conclusion in this study the effected oxytocin massage on breast milk production in the childbearing family in the Melati Room of at second grade Robert Wolter Mongosidi Hospital.
Pengaruh Edukasi Bahaya Rokok Elektrik Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja di SMA Negeri 3 Manado Nurlela Hi Baco; Kristine Dareda; Devitatoby N. Sanangka
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v8i2.668

Abstract

Electronic cigarettes or Vapes are the evolution of conventional cigarettes or tobacco into electronic cigarettes, and the renewal of tobacco cigarettes into modern cigarettes which convert liquid into vapor. The purpose of this research was to find out the effect of education on the dangers of electronic cigarettes toward the level of knowledge of adolescents at SMA Negeri 3 Manado.Research was carried out using a pre-experimental method with a one group pre and posttest research design. The taken sample was 38 respondents using purposive sampling technique. The research instrument used was the Questionnaire Sheet of the dangers of electronic cigarettes. Furthermore the collected data was analysis used the Nemar MC test with a significance level (α) = 0.05. The research results showed that the highest age frequency was 12-16 years, 35 respondents (92.1%), gender for woman, namely 19 respondents (50.0%), and gender for man, namely 19 respondents (50.0%). From the results of the Nemar MC test, the P value = 0.016 with a significance <0.05, which means that Ha is accepted and Ho is rejected. The conclusion of this research is that there is an effect of education on the dangers of electronic cigarettes toward the level of knowledge of teenagers at SMA Negeri 3 Manado. It is hoped that the results of this research can increase teenagers' knowledge about the dangers of e-cigarettes.