Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk memahami pemikiran pendidikan Islam, perlu ditegaskan kembali bahwa kata Islam merupakan kata kunci yang berfungsi sebagai sifat, penegas dan pemberi ciri khas pada kata pemikiran pendidikan. Dengan demikian, pengertian pemikiran pendidikan Islam berarti pemikiran pendidikan yang secara khas memiliki ciri islami, yang dengan ciri khas itu ia membedakan dirinya dengan model pemikiran pendidikan lainnya. Pemahaman tersebut membawa konsekuensi logis bahwa penempatan kata Islam setelah kata pemikiran pendidikan mengindikasikan adanya pemikiran pendidikan dalam ajaran Islam. Pemikiran pendidikan yang didefinisikan secara akurat dan bersumber pada ajaran (agama) Islam, itulah pemikiran pendidikan Islam. Hal ini perlu ditegaskan untuk menghindari akulturasi pemikiran pendidikan non-Islam yang “terpaksa” dilegitimasi oleh Islam sebagai pemikiran pendidikan Islam, padahal isi dan semangatnya tidak sesuai dengan ajaran Islam. Secara umum, dinamika pendidikan Islam di Indonesia dapat dipetakan menjadi empat corak pemikiran, yaitu tradisionalisme, modernisme, neo modernisme dan post-tradisionalisme. Keempat corak tersebut merupakan hasil pengerucutan penulis dalam melihat fenomena perjalanan model pemikiran pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam pergulatan intelektual yang umumnya terjadi antara golongan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Kata kunci : Tipologi, Pemikiran, Pendidikan Islam