Claudia W. M. Korompis
Sam Ratulangi University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Keuangan Dengan Metode Value For Money Pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Manado Gerald William Sanger; Hendrik Manossoh; Claudia W. M. Korompis
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui kinerja keuangan dengan metode Value for Money pada Badan Pengelola Keuangan Kota Manado, dan (2) untuk mengetahui pengelolaan keuangan pada Badan Pengelola Keuangan Kota Manado telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kinerja keuangan dengan metode value for money pada Badan Pengelola Keuangan kota Manado sangat baik dan berpedoman pada tiga prinsip, yaitu efektif, efisien, dan ekonomis, (2) pengelolaan keuangan pada Badan Pengelola Keuangan kota Manado telah sesuai dengan peraturan yangberlaku yaitu Permendagri 77 tahun 2020 tentang pengelolaan keuangan daerah dan untuk pelaporan mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) sesuaidengan PP No. 71 tahun 2010. Hal ini berarti kinerja keuangan dengan menggunakan metode value for money berjalan dengan baik dan selalu berorientasi pada kepentingan publik/masyarakat.
Akuntansi pendapatan kontrak pada PT Kumala Motor Cemerlang (Honda KMG Manado) Leonardo Tindige; Claudia W. M. Korompis; Olivia Y. M. Sardjono
Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Widyantara Nawasena Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58784/mbkk.450

Abstract

This study evaluates the alignment of revenue accounting practices for after-sales services with PSAK 115 (Revenue from Contracts with Customers) at PT Kumala Motor Cemerlang (Honda KMG Manado). As after-sales transactions involve complex service-order cycles, ensuring precise revenue treatment is critical for financial reporting integrity in the automotive sector. Operational and accounting workflows. Data were triangulated through primary interviews with key personnel and a rigorous review of secondary sources, including service contracts, financial statements, and transaction vouchers. The results demonstrate that while the core pillars of revenue recognition and measurement largely adhere to PSAK 115, full compliance has not been achieved. Revenue recognition is appropriately triggered upon the satisfaction of performance obligations (completion of service and vehicle handover). However, a significant compliance gap exists in the disclosure domain. The company fails to provide granular information regarding contract characteristics, specific timing of performance obligation fulfillment, and the financial risks associated with customer payment delays. Additionally, the lack of explicit separation between contract assets and accounts receivable in the financial statements indicates a need for structural reporting refinements. This study underscores the necessity for automotive entities to enhance transparency in their disclosure notes to meet the rigorous demands of PSAK 115. The findings suggest that professional training and system-wide integration of contract-based accounting are essential to mitigate reporting inconsistencies.