Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POLITICAL COMMUNICATIONS IN THE SOCIAL MEDIA OF INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0 Zulman Barniat
DEMOKRASI Vol 1, No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.185 KB) | DOI: 10.36269/dmkr.v1i1.132

Abstract

The development of communication technology has penetrated the lives of humanity. One form of development of communication technology is the new media in industry 4.0 revolution, which then gave birth to a more sophisticated social media. The political world also on the industrial revolution 4.0 can not be separated from the influence of the development of new media and social media. Social media is like two sides of a coin to political actors. On the one hand, success in utilizing social media can enable positive support from the community. But on the other hand social media risks damaging the image that he has. The author will discuss the challenges and opportunities of social media in the 4.0 industry revolution towards political actors. Presentation of the use of social media in industry 4.0 revolution in political communication. Furthermore, the author discusses the challenges faced by political actors in industrial revolution 4.0. Furthermore, it offers an opportunity for political actors in the use of social media in industry 4.0 revolution. There is a final section that concludes what should be done by political actors to minimize risk and maximize opportunities in politics in social media industry revolution 4.0.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL GURU DALAM MENGAJAR ANAK TUNAGRAHITA (Studi SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Kemiling Bandar Lampung TP. 2019/2020) Devi Noviati; Zulman Barniat
INTERCODE Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v1i1.350

Abstract

Pendidikan tidak hanya dilakukan antara guru dengan anak yang normal saja. Namun, anak-anak yang mengalami keterbatasan secara fisik maupun mental juga berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu tanpa adanya diskriminasi. Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 5 Ayat 1 dan Ayat 2. Adanya Sekolah Luar Biasa di Indonesia menjadi wadah dalam implementasi Undang-undang tersebut, salah satunya yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Kemiling Bandar Lampung. Namun, beberapa orangtua siswa mengeluhkan bahwa kondisi anak tidak mengalami perubahan yang signifikan ketika sudah disekolahkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) tersebut.            Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai efektivitas komunikasi instruksional guru dalam mengajar anak tunagrahita Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Kemiling Bandar Lampung. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan  pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi instruksional yang dilakukan guru kepada murid belum efektif karena mayoritas guru mengajar dengan cara yang masih monoton. Guru yang sudah tergolong profesionalpun masih belum bisa melakukan pendekatan dan memiliki rasa empati dengan semua muridnya. Alat peraga atau mediapun tidak menjamin keefektifan dalam mentransfer pesan edukasi kepada murid karena kondisi murid yang memang memerlukan perlakuan khusus. Hal tersebut menjadikan anak-anak belum mencapai keberhasilan yang maksimal dalam menerima pesan edukasi yang disampaikan oleh guru baik dalam aspek afektif, kognitif dan psikomotorik.