Lucky Herijanti Jufri, Lucky Herijanti
Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumatera Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS LEVEL 3 PADA SISWA KELAS VIII SMPN 27 BANDUNG Jufri, Lucky Herijanti
JURNAL LEMMA Vol 2, No 1 (2015): LEMMA : Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.379 KB) | DOI: 10.22202/jl.2015.v2i1.526

Abstract

PISA (Programme for international Student Assessment) adalah organisasi internasional yang bertujuan untuk menguji kesiapan siswa bersaing diera globalisasi seperti saat ini.Berdasarkan hasil dari draft assessment   framework PISAdiketahui bahwa kemampuan literasi siswa di Indonesia masih tergolong rendah, karenahingga saat ini siswa Indonesia masih menempati tingkat kemampuan literasi matematis pada level 1 dan level 2.Mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan  pendekatan  Double  Loop  Problem  Solving  (DLPS).  Penelitian  ini  bertujuan  untuk menelaah perbedaan peningkatan literasi matematis siswa, pada siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan DLPS dan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional ditinjau berdasarkan kategori kemampuan awal matematis (KAM) siswa. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini  adalah desain kelompok kontrol non-ekuivalen (nonequivalent control grup design) dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 27Bandung. Instrumen penelitian terdiri dari tes KAM dan tes kemampuan literasi matematis level 3. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, peningkatan kemampuan literasi matematis level 3 siswa untuk kategori KAM tinggi dan sedang kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan DLPS lebih baik dari pada siswa kelas kontrol untuk kategori KAM tinggi dan sedang yang memperoleh pembelajaran secara konvensional