Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Diversitas Kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia Sinta Novita Sari; Qolbi Khoiri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11744

Abstract

Bahkan sebelum Indonesia merdeka, gagasan pendidikan sudah mapan di sana. Pendidikan Islam masih belum menyamai Pendidikan umum dalam konsep pendidikan nasional setelah Indonesia merdeka. Pendidikan Agama Islam di Indonesia berkembang sejak Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disahkan. Tantangan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Apa yang melatarbelakangi pengesahan UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003? 2) Bagaimana UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 memperlakukan kebijakan Pendidikan Islam? 3) Bagaimana pengaruhnya terhadap upaya Indonesia memajukan pendidikan agama Islam? Dalam penelitian ini, hipotesis tentang sejumlah ciri keterkaitan antara cara dan tujuan dalam perumusan kebijakan diuji dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan normatif. UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dikeluarkan dengan berbagai alasan, antara lain terkait dengan agama, ideologi pemerintah, pembinaan masyarakat, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Pendidikan Islam diajarkan sebagai mata pelajaran pada semua jenjang pendidikan dan tercakup dalam kurikulum mata pelajaran di lembaga pendidikan, baik formal maupun informal. Pendidikan agama Islam di Indonesia sangat dipengaruhi oleh UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003.
Analisis Kebijakan Islam Pada Pendidikan Tinggi, Sertifikasi Guru Dan Dosen (Dampak UU Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen Bagi Guru Madrasah) Ahmad Sulaiman; Qolbi Khoiri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11964

Abstract

UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyatakan demikian. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru profesional harus memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Hal ini memerlukan penataan kedudukan guru dan dosen sebagai tenaga profesional, Perlu juga diperhatikan upaya untuk memaksimalkan fungsi dan peran strategis guru dan dosen yang menjunjung tinggi hak dan kewajiban guru dan dosen sebagai tenaga profesional, pembinaan dan pengembangan profesi. guru dan dosen, perlindungan hukum, perlindungan profesi, serta perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja. Maka lahirlah undang-undang no. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen. Sehubungan dengan itu dalam tulisan ini akan dibahas analisis dampak UU No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen bagi guru madrasah.
Inovasi Dan Perubahan Dalam Pendidikan Islam Apriliansyah Apriliansyah; Qolbi Khoiri
Journal on Education Vol 5 No 2 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses Innovation and Change in Islamic Education. This research method uses literature research or library research to be analyzed and concluded. In collecting data, the author uses literature study, namely research conducted by using data related to Innovation and Change in Islamic Education from books, journals, the internet and other relevant sources. The results of this study are that innovation in Islamic religious education is an act that should not be carried out, the causative factors can be observed very complex, both from policy changes, developments in science and technology and the condition of an increasingly mature society in following various information media about Islamic education religious materials.
Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu Yasinta Aprilia Sembiring; Adisel Adisel; Qolbi Khoiri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.12222

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: 1) Kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam, 2) Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak peserta didik, 3) Faktor pendukung dan penghambat guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak peserta didik.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun responden penelitian Kepala Sekolah dan 3 guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Kompetensi kepribadian guru Pendidikan Agama Islam sudah memenuhi indikator kepribadian guru; mantap dan stabil, dewasa, arif, berwibawa, berakhlak mulia dan menjadi teladan bagi peserta didik. 2) Upaya guru Pendidikan Agama Islam untuk membina akhlak peserta didik melalui pembiasaan dan menjadikan dirinya teladan. 3) Faktor pengdukung dalam membina akhlak peserta didik adalah dengan lingkungan sekolah yang menerapkan nilai-nilai karakter di sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang lingkungan perseta didik dan penanyangan media sosial.