Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hukum Menikahi PSK Menurut Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama Ahmad Farhan Jumain; Akmal Hakim Attamimi; Azura Ashari; Muhammad Gerald Presetio; Nurhatifa Manurung; Raja Sembiring
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11802

Abstract

Penelitian ini membahas tentang hukum menikahi psk menurut pandangan tokoh Nahdlatul Ulama dan tokoh Muhammadiyah, ketidaktahuan masyarakat mengenai menikahi psk banyak menimbulkan pro dan kontra. Sebagian ulama mengatakan tidak dibenarkan (haram) menikahi psk karena ada ayat Al-Quran yang sudah jelas menerangkan hukumnya, ada tructur mengatakan boleh menikahi psk tersebut disebabkan hukum menikahi psk yang telah diatur oleh ayat Al-Quran, pendapat ini mengatakan karena psk bukan termasuk truct yang haram untuk dinikahi. Penyusun melihat bahwa perbedaan pendapat dikalangan ulama tentang hukum menikahi psk tersebut sangat menarik untuk dipaparkan, apalagi tokoh Nahdlatul Ulama dan tokoh Muhammadiyah memiliki pendapat yang berbeda mengenai ini. Penelitian ini menggunkan jenis penelitian deskriftif kualitatif termasuk jenis penelitian lapangan (field tructur), sumber data dalam penelitian menggunakan sumber data primer dan sekunder. Sumber primer adalah sumber langsung yang ada dilapangan, yaitu tokoh-tokoh. Tokoh Nahdlatul Ulama dan tokoh Muhammadiyah yang ada dilingkup tructural pimpinan daerah Pringsewu, sedangkan sumber data sekunder penelitian ini dari kitab-kitab, buku, dan karya ilmiah yang terkait dengan permasalahan tersebut
The Effectiveness of Arbitration as an Alternative Dispute Resolution in the Indonesian Legal System Muhammad yunus; Ahmad Farhan Jumain; Muhammad Zaitun; Mutiara El Rahmah
ISNU Nine-Star Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024 :ISNU Nine-Star_INS9MJ
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/ins9mj.v1i2.112

Abstract

Arbitration has become an important alternative in dispute resolution in Indonesia, regulated by Law No. 30/1999 on Arbitration and Alternative Dispute Resolution. This article aims to analyze the effectiveness of arbitration in the context of the Indonesian legal system, identify its advantages and challenges, and compare it with other dispute resolution methods. This research uses a qualitative method with a literature study approach to extract data from various legal sources and arbitration practices. The results show that arbitration offers a number of advantages, including speed, more efficient costs, and confidentiality. However, there are significant challenges such as a lack of public understanding of arbitration, sometimes high costs, and variability in the quality of arbitrators. In the context of the case studies, there is concrete evidence supporting the effectiveness of arbitration, although enforcement of international arbitral awards still faces obstacles in domestic courts. In comparison with litigation and mediation, arbitration shows higher efficiency, but still requires improvement in the aspects of quality and enforcement of awards. This article recommends increasing public education, adjusting fees, strengthening the quality of arbitrators, and improving enforcement of awards to increase the effectiveness of arbitration in Indonesia. Thus, arbitration can contribute more significantly to the legal system and investment climate in Indonesia.