Amrun Amrun
Program Studi Kesehatan Masyarakat, STIKES IST Buton, Baubau, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Persepsi tentang Vaksin dan Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Masyarakat Ikut Vaksin Covid-19 di Desa Mulaeno Wilayah Kerja Puskesmas Poleang Tengah Kabupaten Bombana Amrun Amrun; Jafaruddin Jafaruddin
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i1.1010

Abstract

Pemberian vaksin covid-19 adalah suatu upaya menciptakan kekebalan tubuh kepada setiap individu serta dianggap mampu untuk menurunkan dan memutus rantai penularannya. Berdasarkan hal tersebut maka setiap individu yang masuk dalam sasaran vaksin seharusnya bersedia dengan sukarela mengikuti kegiatan vaksinasi. Namun hal tersebut masih mendapat penolakan dari masyarakat akibat berkembangnya hal lain tentang vaksin sehingga menurunkan minat masyarakat untuk ikut vaksin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh persepsi tentang vaksin, Dukungan Keluarga Terhadap Motivasi Mengikuti Program Vaksin Covid-19 Di Desa Mulaeno Wilayah Kerja Puskesmas Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Jenis penelitian ini bersifat survei analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Desa Mulaeno wilayah kerja Puskesmas Poleang Tengah yang dilaksanakan dari bulan Juli-Agustus tahun 2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 178 responden. Hasil penelitian yaitu ada pengaruh persepsi tentang vaksin terhadap motivasi masyarakat ikut vaksin dengan nilai = 0.000, ada pengaruh dukungan keluarga terhadap motivasi masyarakat ikut vaksin dengan nilai = 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh persepsi tentang vaksin dan dukungan keluarga terhadap motivasi untuk ikut vaksin covid-19. Saran yaitu agar pemerintah dan petugas kesehatan senantiasa mensosialisasikan secara terus menerus manfaat vaksin serta memberi edukasi kepada setiap warga khususnya masyarakat yang tidak mau divaksin dengan pendekatan langsung, contoh dan hasil yang baik.