Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN METODE SADANIS Silvia Rizki Syah Putri
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN UMMI KHASANAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48092/jik.v9i1.186

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Deteksi dini kanker payudara metode pemeriksaan payudara klinis di Jawa Tengah masih rendah yaitu 0,30% WUS. Metode sadanis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka kejadian kanker payudara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku WUS dalam deteksi dini kanker payudara dengan metode Sadanis di Desa Jatirejo Kabupaten Semarang. Metode: Desain penelitian dengan analitic correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang berusia 20-45 tahun di Desa Jatirejo wilayah kerja Puskesmas Suruh sejumlah 604 WUS.Responden penelitian ini sebanyak 86 WUS dengan teknik propotional random sampling. Jenis data primer yang diolah menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara pendidikan dan pekerjaan dengan perilaku WUS dalam melakukan SADANIS dengan nilai p-value 0,979. Terdapat hubungan antara dukungan suami dan sikap dengan perilaku WUS dalam melakukan SADANIS dengan p-value=0,018 dan 0,000. Kesimpulan: Sikap merupakan faktor paling berpengaruh terhadap perilaku wanita usia subur dalam melakukan SADANIS. Semakin baik sikapnya maka semakin baik perilaku WUS melakukan deteksi dini kanker payudara metode sadanis di Desa Jatirejo Kabupaten Semarang.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMP N 2 PIYUNGAN Dwi Putranti; Anggit Eka Ratnawati; Silvia Rizki Syah Putri
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.270

Abstract

ABSTRAK Pada masa pubertas, remaja putri mengalami kematangan seksual yaitu menstruasi sehingga remaja putri menjadi kelompok wanita usia subur yang rentan menderita anemia. Pencegahan dan penanganan anemia dapat dilakukan secara non farmakologi salah satunya melalui konsumsi sari kacang hijau. Kandungan zat besi dalam kacang hijau sebesar 6,7 gram per 100 gram mampu meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian sari kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMP N 2 Piyungan. Rancangan penelitian digunakan adalah quasi eksperimen pretest-posttest with control group. Populasi berjumlah 64 siswi. Sampel yang digunakan adalah 32 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Lemeshow dengan antisipasi dropout didapatkan 32 responden. Instrumen yang digunakan yaitu Hb meter dan lembar observasi. Hasil dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang diberikan sari kacang hijau dengan kelompok yang tidak diberikan perlakuan apapun yang ditunjukkan dengan nilai p value 0,004 (p < 0,05). Hasil penelitian ini diharapkan remaja dapat melakukan pencegahan dan penanganan anemia dengan meningkatkan kadar hemoglobin melalui konsumsi sari kacang hijau.