Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efikasi Guru dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran Melalui Workshop di SMP Negeri 2 Banyumas Nurul Hidayah; Sunhaji
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i1.7695

Abstract

Tanggung jawab utama seorang guru adalah merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran.Tugas utama guru dalam membuat rencana pembelajaran adalah tugas yang harus diselesaikan sebelum guru dapat melakukan pembelajaran. Kegiatan perencanaan pembelajaran dilakukan dengan menyiapkan manajemen pembelajaran. Salah satu manajemen pembelajaran yang perlu disiapkan guru adalah suatu perangkat pembelajaran yang salah satunya adalah RPP. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan oleh guru baik di dalam maupun di luar kelas. Pembelajaran yang dilakukan harus sesuai dengan rencana yang telah disusun. Tugas guru selanjutnya adalah melakukan penilaian. Penilaian dilakukan untuk mengukur keberhasilan belajar siswa dan keberhasilan mengajar guru. Selain itu, berdasarkan hasil tersebut, guru melakukan kegiatan tindak lanjut. Kegiatan perencanaan pembelajaran harus dipersiapkan secara matang untuk memudahkan pembelajaran bagi guru. Perencanaan pembelajaran melalui kegiatan mengembangkan kompetensi dasar dalam sebuah perangkat pembelajaran. Rencana pelaksanaan pembelajaran dapat dilakukan secara mandiri atau dalam kelompok guru. Kegiatan penyusunan perangkat mengajar dalam bentuk dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dapat dilakukan melalui kegiatan workshop. Workshop dapat meningkatkan efektifitas guru dalam menciptakan perangkat pembelajaran. Kata kunci: efikasi guru, perangkat pembelajaran, lokakarya ABSTRACT A teacher's primary responsibility is to plan, implement, and evaluate learning. The teacher's main task in preparing lesson plans is the one that must be completed before the teacher begins to learn. Learning planning activities are carried out by preparation for learning management. One of the learning management tools that teachers need to prepare is school supplies, one of which is lesson plans. The implementation of learning is done by the teacher both inside and outside the classroom. The learning carried out must be in accordance with the prepared plan. The teacher's next task is to conduct the assessment. Assessments are made to measure student academic success and teacher success. In addition, based on these results, the teacher conducts follow-up activities. Learning planning activities need to be carefully prepared to facilitate teacher learning. Plan learning through activities to develop fundamental skills in a learning device. Lesson plans can be done independently or in a group of teachers. The preparation of teaching materials in the form of lesson plans and implementation plans can be done through workshops. Workshops can increase teachers' effectiveness in creating learning tools. Keywords: teacher efficacy, learning tools, seminars
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU RA AS SHOLEH CILACAP Naily Fauziyah; Sunhaji
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): At Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v6i1.1417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Raudlotul Athfal As Sholeh Cilacap. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik kepemimpinan dan dinamika kerja guru di lingkungan lembaga pendidikan dasar Islam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional yang diterapkan kepala sekolah memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja guru. Kepala sekolah mampu membangun visi yang jelas, memberikan motivasi, menciptakan hubungan interpersonal yang positif, serta mendorong inovasi dan kreativitas dalam proses pembelajaran. Penerapan reward dan punishment yang konsisten juga memperkuat tanggung jawab dan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas. Penelitian ini memperkaya kajian mengenai kepemimpinan transformasional pada tingkat pendidikan paling dasar, yaitu Raudlotul Athfal, yang selama ini masih jarang diteliti. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik kepemimpinan transformasional berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan mampu meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.