Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Identifikasi Boraks Pada Bakso dengan Menggunakan Kunyit di Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Meilynda Pomeistia; Supiani Rahayu; Laili Apriani; Lale Budi Hutami Rahayu
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.994

Abstract

Penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya seperti boraks dalam makanan olahan masih sering ditemukan, khususnya pada jajanan seperti bakso. Boraks berbahaya bagi kesehatan karena bersifat toksik dan tidak boleh mennambahkannya dalam makanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya mahasisiwa dan ibu-ibu rumah tangga di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, tentang bahaya boraks serta cara sederhana mengidentifikasinya menggunakan kunyit. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan alat deteksi boraks berbahan dasar kunyit, seperti tusuk gigi yang telah direndam ekstrak kunyit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan mampu memahami serta mempraktikkan cara deteksi boraks secara mandiri. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih makanan yang aman dikonsumsi serta mendorong gaya hidup sehat dalam keluarga.
Analisis Efektivitas Biaya Terapi Kombinasi Insulin dengan Antidiabetes Oral Pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat Tahun 2024 Ade Sukma Hamdani; Supiani Rahayu; Syamsul Rahmat; Laili Apriani; Lelie Amalia Tusshaleha
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i1.996

Abstract

Diabetes mellitus (DM) memerlukan pengelolaan jangka panjang dan biaya tinggi. Penelitian ini menganalisis efektivitas biaya terapi kombinasi insulin + OHO dibandingkan dengan terapi OHO tunggal pada pasien rawat jalan di RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat tahun 2024 menggunakan analisis efektivitas biaya (Cost-Effectiveness Analysis / CEA). Data biaya pengobatan dan penurunan gula darah dianalisis untuk menghitung rasio biaya-efektivitas rata-rata (ACER) dan rasio biaya-efektivitas tambahan (ICER). Hasil menunjukkan bahwa terapi kombinasi insulin + OHO lebih efektif dalam menurunkan gula darah meskipun biayanya lebih tinggi. Nilai ACER menunjukkan penurunan GDP sebesar 84,62% dan GD2JPP sebesar 89,74%. Nilai ICER menunjukkan terapi OHO tunggal memerlukan tambahan biaya sekitar Rp.22.403,87 untuk setiap unit penurunan GDP dan Rp.17.371,87 untuk setiap unit penurunan GD2JPP dibandingkan dengan terapi kombinasi insulin + OHO.
Analisis Pemilihan Tenaga Penolong Persalinan dan Ketersediaan Obat Esensial Maternal di Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Baiq Dewi Asyura DM; Supiani Rahayu; Laili Apriani
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i2.1481

Abstract

Persalinan yang aman membutuhkan tenaga kesehatan terlatih serta dukungan ketersediaan obat esensial maternal. Namun, di beberapa wilayah masih banyak ibu yang memilih ditolong oleh dukun beranak sehingga berpotensi meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan penolong persalinan dan menilai keterkaitannya dengan ketersediaan obat esensial maternal. Desain penelitian menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner terhadap 65 responden ibu bersalin. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 21–35 tahun (41,54%), berpendidikan SMA (46,15%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (66,15%). Analisis hubungan menunjukkan bahwa pengetahuan tidak berhubungan signifikan dengan pemilihan penolong persalinan (p = 0,811), sedangkan aksesibilitas dan biaya hampir signifikan (p = 0,071). Faktor dukungan keluarga terbukti memiliki hubungan yang sangat signifikan (p = 0,000005) dengan pemilihan penolong persalinan. Selain itu, hasil telaah dokumen menunjukkan bahwa ketersediaan obat esensial maternal di fasilitas kesehatan masih mengalami kekosongan berkala, khususnya magnesium sulfat, nifedipin, dan antibiotik injeksi, akibat kendala logistik dan distribusi.