Maria Irma Berek
Universitas Dr Soetomo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROFIL LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Maria Irma Berek; Sumartono Sumartono; Lusiana Prastiwi
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): January
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v2i2.603

Abstract

Literasi matematika adalah matematika yang memiliki konteks berbeda untuk memungkinkan seseorang merumuskan, menggunakan dan menginterpretasikan masalah matematika dan sangat penting dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil literasi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dalam kaitannya dengan gaya belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pokok bahasan SMAN Negeri 2 Trenggalek. Teknik pengumpulan data melalui angket, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dalam empat langkah, yaitu reduksi data, triangulasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 peserta didik dari 36 peserta didik kelas x-9 SMAN 2 Trenggalek yang masing-masing memiliki gaya belajar visual, auditori dan kinestetik. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan hasil tes literasi matematika peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Peserta didik dengan gaya belajar visual dan peserta didik dengan gaya belajar auditori memiliki kemampuan literasi matematika pada level 4 dimana mereka sudah mampu menggabungkan ekspresi yang berbeda dan mengasosiasikannya dalam kehidupan nyata, dan mampu menggunakan keterampilan dan alasan yang berbeda dengan visi yang jelas. Sedangkan peserta didik dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan literasi matematika pada level 2 siswa mampu memilih informasi dan menjelaskan konteks yang membutuhkan kesimpulan langsung, dan subjek dapat menyelesaikan soal dengan rumus alogaritma. Perbedaan masing-masing dari subjek penelitian yaitu terletak pada jumlah soal yang dijawab pada setiap level serta langkah-langkah yang digunakan dalam menyelesaikan soal tes dan pemahaman dari setiap soal yang dikerjakan.