Mirwatululi Mirwatululi
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim, Bireuen, Aceh, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aplikasi ekstrak bawang merah terhadap perkecambahan benih kedelai (Glycine max l.) kadaluarsa Mirwatululi Mirwatululi
Jurnal Sains Pertanian Vol 5 No 3: Oktober 2021
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.752 KB) | DOI: 10.51179/jsp.v5i3.1702

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan di Blangme Kecamatan Kutablang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilaksanakan pada 15 Januari 2018 sampai dengan 02 Februari 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak bawang merah terhadap perkecambahan benih kedelai kadaluarsa. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu konsentrasi ekstrak bawang merah dan lama perendaman. Perlakuan ekstrak bawang merah terdiri dari 4 taraf perlakuan: B0 : 0%, B1 : 10%, B2 : 20%, B3 : 30%. Perlakuan lama perendaman terdiri dari 3 taraf yaitu : P1 : 3 jam, P2 : 6 jam dan P3 : 9 jam. Setiap taraf perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah potensi tumbuh (%), Persentase muncul plumula, kecambah normal (%), tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai). Hasil penggunaan konsentrasi ekstrak bawang merah 20% (B2) dapat meningkatkan potensi tumbuh, persentase muncul plumula (hari ke-8), kecambah normal dan tinggi tanaman kedelai kadaluarsa. Lama perendaman 6 jam (P2) dalam ekstrak bawang merah dapat meningkatkan persentase muncul plumula (hari ke-8). Interaksi antar perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati. Kata Kunci: Ekstrak Bawang Merah, Perkecambahan, Benih Kadaluarsa.