Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perancangan Sistem Smart Door Lock Menggunakan Internet of Things (Studi Kasus: Institut Teknologi Telkom Jakarta) Demi Adidrana; Hertanto Suryoprago; Arif Rahman Hakim
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v4i2.141

Abstract

Pintu merupakan jalur akses untuk keluar masuk ruangan, dengan menggunakan pintu maka hak akses ke suatu ruangan dapat diatur sedemikian rupa dengan menggunakan kunci. Saat ini secara umum penggunaan kunci pintu masih menggunakan kunci fisik, baik di perumahan, pergudangan, maupun gedung-gedung. Dengan menggunakan cara konvensional tersebut tidak ada keamanan tambahan seperti mengetahui siapa saja yang mengakses pintu atau berapa orang yang sudah mengakses pintu. Dengan hadirnya konsep Internet Of Things (IOT) sebagai evolusi baru dari internet yaitu menghubungkan “Things” atau “Objek” melalui internet yang terus mengalami perkembangan dengan didukung pertumbuhan penggunaan smartphone yang naik terus menerus, sehingga semakin banyak orang yang terhubung ke internet walaupun dengan mobilitas yang tinggi. Berdasarkan penelitian sebelumnya, maka akan dibuat sistem keamanan pintu (Smart Door Lock) yang berbasis internet of things sebagai penerapan smart building. Sistem ini akan dibuat memanfaatkan mikrokontroler NodeMCU sebagai modul kontrol, Ubidots sebagai platform IOT untuk menyimpan data dan mengontrol NodeMCU.
Perancangan Sistem Smart Lamp berbasis Internet of Things Menggunakan Ubidots Demi adidrana; Arif Rahman Hakim; Hertanto Suryoprayogo; Ilham Roni Yansyah
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 5 No 1
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v5i1.193

Abstract

Internet Of Things (IOT) merupakan konsep dimana “things” atau objek yang dapat berupa perangkat atau sensor yang heterogen, yang semuanya terkoneksi satu sama lain dan memiliki kemampuan untuk mengumpulkan dan berbagi data. Sebagai evolusi baru internet sehingga hadirnya konsep Internet Of Things (IOT) dimana dapat menghubungkan “Things” atau “Objek” melalui internet dan didukung dengan pertumbuhan penggunaan smartphone yang terus meningkat, menyebabkan semakin banyaknya orang yang terhubung ke internet walaupun dengan mobilitas yang tinggi. Konsep smarthome adalah salah satu penerapan Internet of Things yang populer, ini terjadi karena fungsi dari Internet of Things dapat dirasakan langsung oleh masyarakat umum. Home automation yang merupakan topik didalamnya merupakan salah satu teknik pengendalian peralatan listrik di rumah secara nirkabel atau otomatis. Pada penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemanfaatan Internet of Things khususnya pada penggunaan smart home dapat mengurangi konsumsi energi, sehingga pada penelitian ini dibuat perangkat smart lamp dimana perangkat tersebut dapat menentukan kondisi gelap atau terang menggunakan sensor LDR yang terhubung ke mikrokontroler ESP32 dan pada kondisi yang dibaca akan memberikan perintah untuk menyalakan atau mematikan LED. Perangkat yang dibuat juga dapat terkoneksi melalui platform Ubidots untuk penyimpanan data dan melakukan pengontrolan LED manual secara jarak jauh melalui widget switch yang disediakan Ubidots.
Perancangan Sistem Smart Door Lock Menggunakan Internet of Things (Studi Kasus: Institut Teknologi Telkom Jakarta) Demi Adidrana; Hertanto Suryoprago; Arif Rahman Hakim
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v4i2.141

Abstract

Pintu merupakan jalur akses untuk keluar masuk ruangan, dengan menggunakan pintu maka hak akses ke suatu ruangan dapat diatur sedemikian rupa dengan menggunakan kunci. Saat ini secara umum penggunaan kunci pintu masih menggunakan kunci fisik, baik di perumahan, pergudangan, maupun gedung-gedung. Dengan menggunakan cara konvensional tersebut tidak ada keamanan tambahan seperti mengetahui siapa saja yang mengakses pintu atau berapa orang yang sudah mengakses pintu. Dengan hadirnya konsep Internet Of Things (IOT) sebagai evolusi baru dari internet yaitu menghubungkan “Things” atau “Objek” melalui internet yang terus mengalami perkembangan dengan didukung pertumbuhan penggunaan smartphone yang naik terus menerus, sehingga semakin banyak orang yang terhubung ke internet walaupun dengan mobilitas yang tinggi. Berdasarkan penelitian sebelumnya, maka akan dibuat sistem keamanan pintu (Smart Door Lock) yang berbasis internet of things sebagai penerapan smart building. Sistem ini akan dibuat memanfaatkan mikrokontroler NodeMCU sebagai modul kontrol, Ubidots sebagai platform IOT untuk menyimpan data dan mengontrol NodeMCU.
Perancangan Sistem Smart Lamp berbasis Internet of Things Menggunakan Ubidots Demi adidrana; Arif Rahman Hakim; Hertanto Suryoprayogo; Ilham Roni Yansyah
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 5 No. 1
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v5i1.193

Abstract

Internet Of Things (IOT) merupakan konsep dimana “things” atau objek yang dapat berupa perangkat atau sensor yang heterogen, yang semuanya terkoneksi satu sama lain dan memiliki kemampuan untuk mengumpulkan dan berbagi data. Sebagai evolusi baru internet sehingga hadirnya konsep Internet Of Things (IOT) dimana dapat menghubungkan “Things” atau “Objek” melalui internet dan didukung dengan pertumbuhan penggunaan smartphone yang terus meningkat, menyebabkan semakin banyaknya orang yang terhubung ke internet walaupun dengan mobilitas yang tinggi. Konsep smarthome adalah salah satu penerapan Internet of Things yang populer, ini terjadi karena fungsi dari Internet of Things dapat dirasakan langsung oleh masyarakat umum. Home automation yang merupakan topik didalamnya merupakan salah satu teknik pengendalian peralatan listrik di rumah secara nirkabel atau otomatis. Pada penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemanfaatan Internet of Things khususnya pada penggunaan smart home dapat mengurangi konsumsi energi, sehingga pada penelitian ini dibuat perangkat smart lamp dimana perangkat tersebut dapat menentukan kondisi gelap atau terang menggunakan sensor LDR yang terhubung ke mikrokontroler ESP32 dan pada kondisi yang dibaca akan memberikan perintah untuk menyalakan atau mematikan LED. Perangkat yang dibuat juga dapat terkoneksi melalui platform Ubidots untuk penyimpanan data dan melakukan pengontrolan LED manual secara jarak jauh melalui widget switch yang disediakan Ubidots.
IMPLEMENTATION OF CNN FOR CLASSIFYING PATCHOULI LEAF IMAGES BASED ON ACCURACY AND EVALUATION Arif Rahman Hakim; Dewi Marini Umi Atmaja
JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer) Vol. 10 No. 4 (2025): JITK Issue May 2025
Publisher : LPPM Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/jitk.v10i4.6207

Abstract

Patchouli (Nilam leaves) holds significant potential as a high-value natural material, especially in the perfume and essential oil industries. However, the classification and quality analysis of patchouli leaves remain a challenge that requires an automated solution based on technology. This study aims to develop a Convolutional Neural Network (CNN) model capable of automatically classifying the condition of patchouli leaves. The image data of patchouli leaves were processed through several preprocessing stages and divided into training and testing data. The designed CNN model utilizes several convolutional layers, pooling, dropout, and dense layers for the training process. The evaluation results using the confusion matrix showed that the model had a very low error rate, with only 1 misprediction in the training data. For the testing data, the model achieved an accuracy of 85% with a loss value of 0.6191496. The model also demonstrated an accuracy of 98.75% with a loss of 0.443462 on the training data. However, improvements in model generalization are still needed to achieve more consistent performance on new data