This Author published in this journals
All Journal Lensa Ekonomi
La Ode Alisyah
FEB - UNIPA

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Capaian Pilar Sosial SDGs Kabupaten Manokwari Tahun 2015 - 2019 La Ode Alisyah
Lensa Ekonomi Vol 16 No 02 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1346.844 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i02.258

Abstract

This research is entitled Analysis of Achievement of the Social Pillars of SDGs in Manokwari Regency for 2015-2019. The variables used are all indicators, namely the goal without poverty, the goal of zero hunger, the goal of a good health and well-being, the goal of quality education and the goal of gender equality in the social pillars. This study uses descriptive analysis using secondary data on development achievements in 2015-2019 contained in the LKPJ-AMJ document and other official publication documents. The research began by identifying secondary data, then calculating SDGs indicator achievement data for each goal, compared to the achievement targets set out in Presidential Decree Number 59/2017. There are 96 indicators on the Social Pillars, 25% of the indicators that have been implemented and have reached the national target, 31.25% of the indicators that have been implemented and have not reached the national target, 4.17% of the indicators that have not been implemented and have not reached the national target and 39, 58% of indicators for which data is not yet available. Penelitian ini berjudul Analisis Capaian Pilar Sosial SDGs Kabupaten Manokwari Tahun 2015-2019. Varibael yang digunakan adalah seluruh indikator pada yakni tujuan tanpa kemiskinan, tujuan kelaparan, tujuan kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan pendidikan berkualitas dan tujuan kesetaraan gender pada pilar sosial. Pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan data sekunder capaian pembangunan tahun 2015-2019 yang termuat dalam dokumen LKPJ-AMJ dan dokumen publikasi resmi lainnya. Penelitian diawali dengan mengidentifikasi data sekunder, selanjutnya menghitung data capaian indikator SDGs pada masing-masing tujuan, dibandingkan dengan target capaian yang tertuang dalam Perpres Nomor 59/2017. Terdapat 96 jumlah indikator pada Pilar Sosial, 25% indikator yang sudah dilaksanakan dan sudah mencapai target nasional, 31,25% indikator yang sudah dilaksanakan dan belum mencapai target nasional, 4,17% indikator yang belum dilaksanakan dan belum mencapai target nasional serta 39,58% indikator yang belum tersedia datanya.
Analisis Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Manokwari Tahun 2016 - 2020 La Ode Alisyah
Lensa Ekonomi Vol 16 No 01 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.231 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i01.220

Abstract

The purpose of this study was to determine the Financial Performance of the District Government of Manokwari by measuring financial performance using the Fiscal Decentralization Degree Ratio and PAD Effectiveness Ratio. The results of the study show that the financial performance of the Manokwari regency during 2016-2020 when viewed from the Regional Financial Independence Ratio is relatively low once (one avverage of 7,90 % per year). Effectiveness Ratio PAD is known that the effectiveness of Manokwari regency in 2016 runs Ineffective indicated by the value ratio between 75%-89%, but in 2017, 2018, 2019 and 2020 went very effective with a ratio average >100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan pada Pemerintah Kabupaten Manokwari dengan mengukur kinerja keuangan daerah menggunakan pendekatan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah (RKKD) dan perhitungan Rasio Efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Manokwari tahun 2016-2020 jika dilihat dari Rasio Kemandirian Keuangan Daerah tergolong rendah sekali (rata-rata 7,90% per tahun). Rasio Efektivitas PAD diketahui bahwa efektivitas PAD KabupatenManokwari tahun 2016 berjalan Kurang Efektif yang ditunjukkan dengan nilai rasio antara 75%-89%, namun pada tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020 berjalan sangat efektif dengan nilai rasio rata-rataa >100%.
Dampak COVID - 19 Terhadap Pendapatan Pedagang di Pasar Wosi, Kabupaten Manokwari Tahun 2020 Mian Lampitta Malau; Rumas Alma Yap; La Ode Alisyah
Lensa Ekonomi Vol 17 No 01 (2023): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/lensa.v17i01.287

Abstract

This study describes the impact of COVID-19 on the income o traders at the Wosi market in Manokwari Regency in 2020. This research is quantitative, using the survey method. Sampling using the purposive sampling technique. A total of 30 traders who sell goods in the Wosi Market are used as research saples. The data includes age gender acceptance in the Wosi market and the duration of traders carried out before and after COVID-19, through structured interviews and observations. Data is collected using descriptive quantitative methods. The results of the study revealed that during COVID-19, the income of Wosi market traders decreased and increased. The decrease was due to the many competitors of traders, or it could also be due to the influence of starting trading hours; their income has decreased, while there are also traders who have experienced and increase in merchant income after COVID -19 because there are any buyers, or the quality of goods sold can be said to be affordable so buyers are attracted to buying goods sold by traders. Penelitian ini mendeskripsikan dampak COVID -19 terhadap pendapatan pedagang di pasar Wosi Kabupaten Manokwari tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 30 pedagang yang menjual barang di Pasar Wosi diguakan sebagai sampel penelitian. Data meliputi umur, jenis kelamin, penerimaan di pasar Wosi, durasi perdagangan yang di lakukan sebelum dan sesudah COVID -19, melalui wawancara terstruktur dan obsevasi. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa selama COVID -19 berlangsung pendapatan pedagang Pasar Wosi mengalami penurunan dan peningkatan. Penurunan disebabkan karena banyak pesaing pedagang atau bisa juga karena pengaruh mulai jam berdagang maka pendapatannya mengalami penurunan sedangkan ada juga para pedagang mengalami semakin meningkat pendapatan pedagang yang sesudah COVID -19 karena banyak pembeli atau kualiatas barang yang dijual bisa dikatakan terjangkau maka para pembeli menarik membeli barang yang di jual para pedagang.