p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa Ekonomi
Naftali Mansim
FEB - UNIPA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengalokasian dan Pemanfaatan Dana Desa (Studi Kasus: Kampung Saubeba Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari Diu Budi; Yuyun Puji Rahayu; Naftali Mansim
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.44 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i01.144

Abstract

This study identifies public perceptions on the use and allocation of rural funds, which have become a regular national government program since the 1998 economic crisis and have undergone changes in the rules and procedures in implementation. As the smallest unit of the government system, the rural is expected to be more competitive in efforts to improve community welfare with funding from the government. Through the responses of the residents as the participants, the strength and weaknesses factors of rural funds usage were studied. To collect public perceptions, interview procedures were used regarding the allocation and use of funds in community monitoring. Several indicators such as the area that absorbs rural funds and the amount of funds are one of the research measures. By taking a sample of 75 residents, this study found that in the management and utilization of rural funds, there were weaknesses in terms of lack of funds and human resources. Thus, this research suggestion focuses on things that can increase funds and also personnel resources, both knowledge and skills in managing rural finances. Penelitian ini mengidentifikasi persepsi masyarakat tentang penggunaan dan pengalokasian dana desa yang telah menjadi program reguler nasional pemerintah sejak krisis ekonomi 1998 dan mengalami perubahan aturan baik nama maupun tata cara pelaksanaan program. Sebagai unit terkecil sistem pemerintahan, desa diharapkan lebih berdaya saing dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan bantuan stimulus berupa pendanaan dari pemerintah. Melalui tanggapan penduduk sebagai pihak yang mengawal pelaksanaan dikaji faktor pendukung dan penghambat pengunaan dana desa. Untuk menghimpun persepsi masyarakat digunakan prosedur wawancara tentang pengalokasian dan pemanfaatan dana dalam pemantauan masyarakat. Beberapa indikator seperti bidang yang menyerap dana desa dan besaran dana yang sebenarnya dibutuhkan untuk memperoleh manfaat menjadi salah satu ukuran penelitian. Dengan mengambil sampel sebanyak 75 orang, penelitian ini menemukan bahwa dalam pengelolaan hingga pemanfaatan dana desa mengalami hambatan dari sisi kebutuhan dana yang kurang dan juga sumber daya manusia. Sehingga saran penelitian ini berfokus kepada hal-hal yang dapat meningkatkan dana dan juga sumber daya aparat baik pengetahuan maupun keterampilan dalam mengelola keuangan di desa.
Analisis Potensi dan Struktur Ekonomi Pendekatan Location Quotient (LQ) dan Shift - Share (SS) di Kabupaten Manokwari Tahun 2014 - 2018 Judika Paskalina Ronsumbre; Rumas Alma Yap; Naftali Mansim
Lensa Ekonomi Vol 17 No 01 (2023): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/lensa.v17i01.270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Sektor basis dan non basis di Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018, di Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018 dan untuk mengetahui Struktur Ekonomi berdasarkan identifikasi pertumbuhan sektor di Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018. Metode analisis yang digunakan adalah Metode Dekriptif Kuantitatif yaitu dengan menggambarkan situasi dan keadaan yang ada berdasarkan data Produk Domestik Reginal Bruto (PDRB) yang disediakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manokwari dan Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Location Quotient (LQ) Dan Shift-Share (SS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil Location Quotient (LQ) dalam perekonomian 17 sektor Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018 terdapat lima belas sektor yang termasuk ke dalam sektor basis (LQ > 1) Kelima belas sektor tersebut adalah Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; Sektor Pengadaan Listrik dan Gas; Sektor Pengadaan Air, Pengolahan Sampah, Limbah dan Daur Ulang; Sektor Kontruksi; Sektor Perdagangan Besar dan Ecceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Sektor Transportasi dan Pergudangan; Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; Sektor Informasi dan Komunikasi; Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi; Sektor Real Estate; Sektor Jasa Perusahaan; Sektor Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; Sektor Jasa Pendidikan; Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial; Dan Sektor jasa lainnya Sedangkan dua sektor ekonomi non basis (LQ < 1) adalah sektor pertambangan dan penggalian dan sektor industri pengolahan. Hasil analisis Shift-Share (SS) dari Tujuh Belas sektor di Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018 menunjukkan Adanya peningkatan pertumbuhan rill dari tujuh belas sektor perekonomian Kabupaten Manokwari. Hal tersebut memberikan penjelasan bahwa adanya peningkatan kinerja sektor ekonomi Kabupaten Manokwari. Sektor perekonomian Kabupaten Manokwari yang memiliki keunggulan kompetitif pada komoditasnya ialah sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; Sektor Pertambangan dan Penggalian; Sektor Industri Pengolahan; Real Estate; Kontruksi; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, limbah dan Daur ulang.