Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem pakar diagnosis hama dan penyakit pada tanaman lada menggunakan metode backward chaining berbasis android Y Mulyani; M Komarudin; Pariyem; Herydian
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 3 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.395 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v3i.27

Abstract

Lada (Piper nigrum L.) adalah salah satu jenis tanaman rempah yang banyak ditemui di Indonesia. Lada merupakan komoditas ekspor andalan Indonesia. Salah satu daerah utama penghasil lada di Indonesia adalah daerah Lampung. Produksi lada di Lampung dari tahun 2013 hingga tahun 2017 berturut-turut adalah 91.039, 87.448, 81.501, 82.167, 82.964 ton. Naik turunnya produksi lada dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu faktor penyebabnya adalah hama dan penyakit pada tanaman lada. Bagi orang awam mengidentifikasi hama dan penyakit tanaman merupakan hal yang sulit. Untuk mengidentifikasi penyakit dan hama pada tanaman lada dibutuhkan kepakaran yang dapat membantu mendiagnosis penyakit dan hama sehingga hama dan penyakit dapat teridentifikasi dengan benar. Oleh karena itu dibangun aplikasi sistem pakar diagnosis hama dan penyakit tanaman lada yang diharapkan dapat memberikan informatika tentang hama dan penyakit pada tanaman lada, serta mebantu dalam proses identifikasi secara cepat dan tepat. Sistem pakar yang dikembangkan menggunakan metode ESDLC (Expert System Development Life Cycle) dan teknik inferensi backward chaining untuk mendiagnosa hama dan penyakit tanaman lada berdasarkan gejala-gejala yang ditimbulkan. Pengetahuan (knowledge) pada teknik inferensi backward chaining didesain menggunakan pohon keputusan. Sistem pakar yang dikembangkan dapat mengidentifikasi 15 penyakit dengan 45 gejala dan 7 hama dengan 25 gejala. Pengujian pada aplikasi sistem pakar ini terdiri dari pengujian internal dan pegujian eksternal. Pengujian internal menggunakan metode black-box testing dengan hasil pengujian seluruh fitur sistem dapat berjalan sesuai dengan fungsinya. Pengujian eksternal dilakukan dengan cara mengumpulkan kuisioner yang diisi oleh 30 respoden dengan presentase penilaian rata-rata yang diperoleh sebesar 88,33%.
PENGETAHUAN IBU BEKERJA TERHADAP MANAJEMEN LAKTASI BERHUBUNGAN DENGAN DUKUNGAN TEMPAT KERJA DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF: Knowledge of Working Mothers on Lactation Management Related to Workplace Support with Exclusive Breastfeeding Behavior Erwin Kurniasih; Pariyem; Bella Lusi Pasanti
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 2 (2023): JIKep | Juni 2023
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i2.1430

Abstract

Pendahuluan : Kegagalan menyusui eksklusif masih banyak menjadi kendala bagi ibu terutama ibu yang bekerja sehingga dapat meningkatkan risiko kesehatan dan tumbuh kembang anak. Di Kabupaten Magetan tahun 2019 capaian ASI eksklusif belum optimal dimana dari target 80% yang dapat dipenuhi sebanyak 76,1%. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu bekerja tentang manajemen laktasi dengan perilaku pemberian ASI eksklusif dan mengetahui hubungan dukungan tempat kerja dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Metode: Deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional, dengan populasi 53 ibu pekerja yang memiliki bayi umur 6-24 bulan. Jumlah sampel yaitu 53 responden secara total sampling. Teknik analisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan pengetahuan ibu bekerja tentang manajemen laktasi dengan perilaku pemberian ASI eksklusif (pv=0,000) dan dukungan tempat kerja dengan perilaku pemberian ASI eksklusif (pv=0,002). Kesimpulan: 1) Terdapat hubungan pengetahuan ibu bekerja tentang manajemen laktasi dengan perilaku pemberian ASI eksklusif, 2) Terdapat hubungan dukungan tempat kerja dengan perilaku pemberian ASI eksklusif