Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM UPAYA MELAYANI MASYARAKAT PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA DUMAI L Wahyuni; Erinaldi
Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis (JaPaBis) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM STIA Lancang Kuning Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.753 KB) | DOI: 10.36917/japabis.v4i1.32

Abstract

Administrasi kependudukan merupakan salah satu bentuk pelayanan negara untuk masyarakat yang berkaitan tentang rangkaian kegiatan penataan, penertiban dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, serta pengelolaan informasi penduduk. penulis menggunakan teori menurut Gespersz dalam Hardiansyah (2011) yang menyatakan bahwa Peningkatan kualitas pelayanan terdiri dari Ketepatan Waktu Pelayanan, Akurasi pelayanan, Kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan, Tanggung Jawab, Kelengkapan, Kemudahan dalam mendapatkan Pelayanan, Variasi Model Pelayanan, Pelayanan Pribadi, Kenyamanan dalam memperoleh pelayanan dan Atribut. Penulis pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Dumai. Proses dalam pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini antara lain: Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Kemudian data dan informasi yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis data yang dikemukakan oleh model Miles and Huberman dalam Marlinda (2018:24) yaitu meliputi Data Reduction, Data Display dan Conclusion drawing/Verification.
Perbandingan Implementasi E-Goverment di Indonesia dan Estonia Dalam Pelayanan Publik Erinaldi; Atnes Ruthsaida; Reka Fatmawati Putri; Sri Widianingsih
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v7i1.421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan implementasi e-government di Indonesia dan Estonia dalam pelayanan publik. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi administrasi publik melalui penerapan sistem pemerintahan berbasis digital. Namun, tingkat keberhasilan implementasinya berbeda di setiap negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode perbandingan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal, buku, dan sumber relevan lainnya, kemudian dianalisis melalui studi literatur dan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami perkembangan dalam penerapan e-government melalui berbagai layanan digital, namun masih menghadapi kendala seperti belum optimalnya integrasi sistem, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Sementara itu, Estonia telah berhasil mengembangkan sistem pemerintahan digital yang terintegrasi dan efisien dengan dukungan kebijakan yang konsisten dan infrastruktur yang kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi e-government tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh konsistensi kebijakan, kesiapan kelembagaan, serta partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, Indonesia perlu meningkatkan integrasi sistem, pembangunan infrastruktur, dan literasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik
Implementasi E-Government Dalam Digitalisasi Pelayanan Publik Sebagai Upaya Meningkatkan Efektivitas, Transparansi, Dan Kepuasan Masyarakat Di Era Society 5.0 Erinaldi; Ade Rindi Ely; Dita Sofia; Riska Ayu Fitri; Ade Candra
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 7 No. 2 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v7i2.474

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pelayanan publik melalui penerapan e-government sebagai bagian dari reformasi birokrasi dalam mewujudkan good governance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pelayanan publik berbasis digital melalui penerapan e-government pada Kantor Imigrasi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya, serta merumuskan strategi peningkatan kualitas pelayanan publik di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) yang memanfaatkan data sekunder berupa buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dan dokumen resmi terkait implementasi e-government dan pelayanan publik digital. Data dikumpulkan melalui proses identifikasi, seleksi, dan pengkajian literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten (content analysis) untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai transformasi pelayanan publik berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-government mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan keimigrasian melalui percepatan proses administrasi paspor, kemudahan akses layanan, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Keberhasilan implementasi e-government dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, diantaranya ketersediaan infrastruktur teknologi yang memadai, kualitas sumber daya manusia yang kompeten, tingkat literasi digital masyarakat yang terus berkembang, serta penerimaan pengguna terhadap layanan digital yang semakin meningkat. Selain itu, sistem pelayanan yang responsif, inklusif, dan mudah digunakan terbukti mampu meningkatkan kepuasan masyarakat secara signifikan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam jangka panjang. Penelitian ini juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mendorong keberhasilan transformasi digital layanan publik. Dengan demikian, penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pengembangan kapasitas, serta pengembangan sistem pelayanan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pengguna menjadi strategi penting dalam mendukung optimalisasi pelayanan publik berbasis digital di era Society 5.0.