Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejenuhan belajar siswa serta mengidentifikasi perbedaan kejenuhan belajar siswa full day school dan non full day school. Penelitian ini merupakan penelitian kuantiataif deskriptif dan komparatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SMP Negeri 7 Padang dan siswa SMP Negeri 22 Padang 1.021 siswa, sampel penelitian ini 250 siswa dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen Rahmi & Ifdil Kejenuhan Belajar inventori. Pengadministrasian instrumen secara online melalui google formulir kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik Independent Sampel Test melalui program statistik SPSS. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kejenuhan belajar siswa full day school pada umumnya berada pada kategori sedang, kejenuhan belajar siswa non full day school pada umumnya berada pada kategori rendah, dan terdapat perbedaan yang signifikan antara kejenuhan belajar siswa full day school dan non full day school. Perlu upaya konselor untuk mengatasi kejenuhan belajar siswa agar adanya motivasi dan semangat siswa dalam belajar serta memperoleh prestasi yang baik.